Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pra perdagangan menjelang akhir pekan ini naik ke level 6.026 setelah pada penutupan perdagangan kemarin ditutup pada level 6.012.
Melansir data RTI, Jumat (30/4/2021) IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik 13,5 basis poin atau menguat 0,23 persen di level 6.026.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib IHSG makin naik hingga level 6.030 dengan menguat 0,29 persen atau bertambah 17 basis poin.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka di zona hijau, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 3,5 basis poin atau menguat 0,39 persen ke level 901.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 18 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 65 miliar dan volume transaksi mencapai 3,6 ribu kali.
Sebanyak 170 saham menguat, 48 saham melemah dan 191 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan, peluang kenaikan jangka pendek dalam pergerakan IHSG masih terbuka lebar.
Ia menilai, jika IHSG dapat menembus resisten level terdekat maka IHSG berpotensi untuk bergerak menguat hingga beberapa waktu mendatang.
Beberapa aksi korporasi emiten dan fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.
Baca Juga: IHSG Kembali Tembus Level 6.000 Pagi Ini
"Hari ini IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau," ujar William dalam analisanya.
Ia pun memperkirakan indeks saham sepanjang Jumat akan bergerak di kisaran level 5.827-6.088.
Adapun saham-saham yang William rekomendasikan antara lain BBCA, ICBP, ITMG, BBRI, ASII, TLKM, AKRA.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI