Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pada hari ini dibuka naik atau rebound ke level 5.986 setelah pada perdagangan kemarin ditutup melemah di level 5.964.
Melansir data RTI, Selasa (27/4/2021) IHSG diawal pra perdagangan menguat menguat 22 basis poin ke level 5.986 atau 0,37 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib IHSG makin menguat ke posisi 5.989 atau naik 24 basis poin.
Sementara itu indeks LQ45 justru juga ikutan dibuka di zona hijau, pada awal pra perdagangan indeks ini menguat 5 basis poin atau 0,56 persen di level 897.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 12 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 58 miliar dan volume transaksi mencapai 2,6 ribu kali.
Sebanyak 136 saham menguat, 56 saham melemah dan 213 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG masih akan dibayangi oleh gelombang tekanan yang belum akan berakhir.
“Sedangkan support level terdekat terlihat tidak dapat dipertahankan sehingga peluang tekanan masih terlihat hingga beberapa waktu mendatang,” kata William dalam analisanya.
Kendati demikian, William mengingatkan bahwa investor asing masih mencatatkan aliran masuk (inflow) sejak awal tahun diharapkan meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
Baca Juga: Mengawali Pekan, IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 6.018
William pun memperkirakan IHSG akan bergerak melemah pada rentang 5.827-6.088 pada hari ini dengan saham pilihan sebagai berikut SMGR, JSMR, BBNI, GGRM, UNVR, PWON, dan ASII.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI