Suara.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan memastikan, Gedung Granadi dan Vila Megamendung resmi menjadi barang milik negara.
Kekinian, Gedung Granadi dan Vila Megamendung dalam proses transisi pengelolaan dari yayasan milik keluarga cendana atau anak-anak Soeharto kepada pemerintah.
“Gedung Granadi dan Vila Megamendung sekarang sudah jadi barang milik negara dan sudah dikelola,” ujar Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat DJKN Tri Wahyuningsih dalam bincang bareng media secara virtual, Jumat (30/4/2021).
Dia menjelaskan, DJKN sebenarnya tidak melakukan pengambilalihan. Yang melakukan adalah Jaksa Agung RI dengan melakukan mekanisme sita.
Penyitaan kedua aset tersebut, kata dia, juga sudah dilakukan eksekusi beberapa waktu lalu.
Barulah setelah proses penyitaannya selesai DJKN mengambil peran untuk mengelola aset-aset yang sudah jadi BMN tersebut.
Untuk Gedung Granadi dan Vila Megamendung sendiri saat ini posisinya sedang disita masing-masing oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dan PN Cibinong.
Berita Terkait
-
Jadi Bagian dari Keluarga Cendana, Ini Deretan Bisnis Mayangsari
-
Langkah Pemerintahan Era Jokowi usai Ambil Alih TMII dari Keluarga Cendana
-
TMII Diambil Alih Negara, Cendana Buka Suara
-
44 Tahun Kelola TMII, Yayasan Keluarga Cendana Ngaku Tanpa Bantuan Negara
-
TMII Diambil Alih Dari Keluarga Cendana, Ini Penjelasan Moeldoko
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan
-
Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional