- Seorang penjaga kebun bernama Kasim meninggal dunia di Kubu Raya saat membantu penanganan karhutla.
- Korban ditemukan tertelungkup di kebun sawit pada hari Selasa setelah sempat mengeluhkan rasa mual.
- Pemeriksaan medis menyatakan korban meninggal akibat serangan jantung dan jenazahnya langsung diserahkan kepada keluarga.
Suara.com - Seorang warga bernama Kasim (65) meninggal dunia saat berada di kebun sawit di Dusun Rasau Karya, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ketika ikut membantu pemantauan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kasim ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak di kebun tersebut pada Selasa (11/8) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin," kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade di Sungai Raya, Kamis (13/8/2026).
Ade mengatakan Kasim berada di lokasi karena sehari-hari menjadi penjaga kebun milik Ahmad sekaligus membantu memberikan dukungan logistik kepada petugas yang melakukan pemadaman karhutla.
Sebelum ditemukan meninggal, Kasim sempat keluar dari kebun untuk membeli makanan. Setelah kembali dan makan, korban beristirahat sebelum kembali beraktivitas membersihkan ranting pohon di sekitar kebun.
Beberapa waktu kemudian, Ahmad mendatangi Kasim yang sedang duduk dan mengeluhkan rasa mual serta ingin muntah. Ahmad kemudian menawarkan minuman dan menyarankan korban pulang untuk beristirahat, tetapi Kasim menolak.
Ahmad kemudian meninggalkan lokasi untuk meninjau kebun di sebelahnya. Sekitar dua jam kemudian, ia kembali ke lokasi karena tidak melihat Kasim keluar dari kebun.
Saat mengecek kondisi Kasim, Ahmad mendapati korban sudah dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak. Ia kemudian meminta pertolongan hingga terdengar oleh tim gabungan penanganan karhutla yang berada tidak jauh dari lokasi.
Personel TNI-Polri, BNPB, pemadam kebakaran, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi Kasim ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kubu Raya.
"Namun, nyawa Kasim tidak tertolong. Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, korban dinyatakan meninggal dunia," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Baca Juga: Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Polsek Rasau Jaya selanjutnya meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Sekitar pukul 17.20 WIB, jenazah Kasim dibawa ke rumah duka di Dusun Bina Karya, Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kasim berada di lokasi bukan sebagai petugas pemadam, melainkan warga yang turut membantu penanganan karhutla.
Kepergiannya menjadi duka bagi keluarga sekaligus menggambarkan keterlibatan masyarakat dalam membantu upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kubu Raya.
Berita Terkait
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat
-
Santer Diisukan Mundur karena Sakit, Pratikno Tegaskan Dirinya Sehat Sedang di Bromo
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Menhut Raja Juli: Indonesia Masuk Fase El Nino Godzilla, Mirip 2015
-
El Nino Diprediksi Menguat, Bagaimana BMKG Antisipasi Kekeringan dan Karhutla?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan
-
Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat
-
Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan
-
Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget
-
Luncurkan Motor Listrik Nasional, Presiden Prabowo Ancam Batasi Penggunaan Motor Bensin