Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pra perdagangan hari ini dibuka naik ke posisi 6.002 dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level 5.947.
Melansir data RTI, Rabu (2/6/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik 55 basis poin atau menguat 0,93 persen menuju level 6.002.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, indeks terus bergerak naik 68 basis poin hingga level 6.015 dengan penguatan 1,15 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menguat, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 14,3 basis poin atau menguat 1,61 persen ke level 902.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 36 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 174 miliar dan volume transaksi mencapai 5,3 ribu kali.
Sebanyak 245 saham menguat, 62 saham melemah dan 177 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas pada perdagangan hari ini.
Dirinya pun memperkirakan IHSG diproyeksi bergerak di kisaran level 5.792 hingga 5.981.
"Pergerakan IHSG terlihat telah berhasil menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik," kata William dalam analisanya.
Baca Juga: Perdagangan Terakhir di Bulan Mei, IHSG Dibuka Naik ke Level 5.843
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, rilis data tingkat inflasi yang disinyalir masih berada dalam kondisi stabil, diperkirakan akan menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.
Di samping itu, kuatnya fundamental perekonomian juga turut menjadi penopang bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Adapun beberapa saham yang disarankan William bisa dicermati pada perdagangan besok Rabu seperti BBCA, TLKM, ASII, AALI, INDF, TBIG, dan ASRI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya