Suara.com - Mengusung konsep inovasi teknologi, PT mClinica Health Solutions hadir sebagai pelopor aplikasi bagi para profesional farmasi. Melalui tagar khususnya yaitu #SwipeRxHadirdiJawa, PT mClinica Health Solutions telah meluncurkan aplikasi SwipeRx di sepanjang pulau Jawa mencakup Bandung, Cimahi, Cirebon, Semarang, hingga Surabaya.
Pada saat ini, aplikasi SwipeRx sudah hadir di 6 Negara (Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja) dengan total pengguna lebih dari 200 ribu apotek dan 1 dari 3 apotek sudah menggunakan Aplikasi SwipeRx.
Kehadiran SwipeRx Belanja di Pulau Jawa sangat ditunggu-tunggu oleh Apotek, dikarenakan Apotek akan dengan mudah melakukan pengadaan stock ulang dengan lebih mudah, murah, transparan, cepat, serta mendapatkan keuntungan seperti gratis ongkos kirim, emas, uang tunai, dan lainnya.
Pada Kamis, 17 Juni 2021 yang lalu, SwipeRx Belanja meluncuran Aplikasi SwipeRx Belanja untuk Apotek yang berada di Pulau Jawa, dengan menyelenggarakan Webinar “Adopsi Teknologi untuk Tumbuhkan Bisnis Apotek”.
Acara ini dihadiri oleh dr. Rita Rogayah, SpP(K)., MARS (Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan KEMENKES), apt. Andry Mardyana, S.Si (Pemilik Griya Farma Group). Oscar Ronald (Direktur PT mClinica Health Solutions), dan Erna Yuanita (Pemilik Apotek Sahabat Sehat dan salah satu pengguna SwipeRx Belanja).
“Saya sangat mengapresiasi upaya PT mClinica Health Solutions yang sudah membuat terobosan dalam proses pengadaan digital di bidang farmasi melalui fitur SwipeRx Belanja. Harapan kedepannya fitur ini mudah digunakan dan dipahami oleh tenaga kesehatan di apotek serta terjangkau sehingga dapat membantu operasional apotek ke depan,” ujar dr. Rita Rogayah, SpP(K)., MARS dalam keterangannya, Rabu (23/6/2021).
SwipeRx Belanja sendiri merupakan salah satu fitur dalam aplikasi SwipeRx yang membantu memudahkan para pebisnis apotek dalam melakukan pengadaan produk apotek dengan mudah secara online.
Pemilik apotek dapat menemukan produk apotek yang dicari dengan cepat melalui fitur pencarian yang mudah digunakan dan dengan harga yang kompetitif, dengan pelayanan pengiriman yang tak kalah cepat juga dapat membantu para pemilik apotek untuk melayani pasien dan memenuhi stok produk apotek dengan cepat.
Baca Juga: Jarang Diketahui, 5 Tanaman Apotek Hidup ini Bermanfaat Bagi Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati