Suara.com - Mitra Zimperium, PT WOLU telah berkolaborasi dengan Telkomsel dalam menyediakan aplikasi proteksi keamanan cyber seluler kelas dunia (dengan merek JagaJaga) bagi pelanggan mereka di Indonesia, populasi terbesar di Asia yang menghadapi situasi risiko ancaman seluler yang tinggi saat ini.
JagaJaga dirancang sebagai layanan aplikasi keamanan one-stop dan real-time (dengan kapasitas deteksi zero-day) yang tersedia untuk pengguna Android maupun iPhone.
Aplikasi ini disebut efektif untuk melindungi pengguna dari serangan berbahaya dan malware, phishing site, dan serangan peretas yang masuk melalui jaringan Wi-Fi.
“Telkomsel adalah operator seluler pertama di Indonesia yang merespon terhadap situasi ini dengan bermitra dengan kami untuk mengedukasi pengguna perangkat seluler tentang pentingnya proteksi perangkat seluler di era digital, aplikasi keamanan seluler ini akan meminimalkan berbagai risiko kebocoran data yang tidak perlu yang disebabkan oleh malware,” ujar Direktur Pengembangan Bisnis JagaJaga, Napoleon Dadas dalam keterangannya ditulis Sabtu (26/6/2021).
Di samping itu, JagaJaga juga menyediakan proteksi keamanan konten seperti penyimpanan file yang terenkripsi, brankas foto yang mencegah file dan foto pengguna dicuri oleh peretas, merupakan aplikasi keamanan seluler pertama yang memiliki kemampuan yang sedemikian berguna.
Sebagai contoh, bila sebuah serangan melalui Wi-Fi terdeteksi, aplikasi JagaJaga akan menyarankan agar pengguna memutus sambungan dengan jaringan yang tidak aman tersebut.
JagaJaga juga menggunakan teknologi machine learning terdepan untuk mendeteksi adanya aktivitas abnormal pada aplikasi, dan menyarankan pengguna untuk mengambil tindakan sebelum perangkatnya dieksploitasi atau informasi dicuri.
JagaJaga memanfaatkan teknologi enkripsi tingkat pertahanan AES-256 untuk melindungi file dalam perangkat seluler penggunanya.
Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia selalu berfokus untuk menyediakan akses yang aman dan nyaman kepada pelanggan saat mereka menjalani gaya hidup digital mereka terutama ketika terkait dengan keamanan cyber.
Baca Juga: Inovasi Baru, Telkomsel nGage Hubungkan Pelanggan dan Korporasi
Telkomsel mengimplementasikan inisiatif-inisiatif untuk memastikan koneksi yang aman bagi pelanggannya. Salah satu inisiatif tersebut adalah kolaborasi dengan JagaJaga untuk memberikan layanan keamanan seluler yang terjangkau bagi pasar Indonesia yang dapat dibayar secara bulanan atau tahunan untuk pelanggan Telkomsel prabayar maupun pasca bayar.
CEO Zimperium, Mr. Shridhar Mittel mengatakan, bahwa perangkat seluler adalah pintu masuk baru untuk kejahatan cyber dan pelanggan adalah sasaran yang rawan bagi serangan yang berbahaya.
Dengan semakin banyak pelanggan yang menyimpan file penting dan foto pribadi pada perangkat seluler mereka, kebiasaan seperti tersambung pada jaringan Wi-Fi publik menjadi semakin berbahaya.
Karena itu Telkomsel berkomitmen untuk memberi pelanggannya proteksi yang terbaik dalam menghadapi berbagai serangan seluler baik berbasis perangkat seluler, jaringan maupun aplikasi, dan ditambah dengan layanan keamanan konten.
Anda mungkin pernah mendengar dalam berita bahwa, Departemen Pertahanan AS (DoD), melalui Defense Information Systems Agency (DISA) dan Defense Innovation Unit (DIU), memilih Zimperium untuk memberikan layanan Mobile Endpoint Protection (MEP) yang komprehensif kepada anggotanya di seluruh dunia.
Solusi pertahanan terhadap ancaman seluler kami (MTD) akan melindungi titik akhir seluler DoD terhadap phishing, aplikasi berbahaya/berisiko, eksploitasi OS, dan serangan jaringan.
Departemen Pertahanan AS (DoD) memilih Zimperium karena berbagai alasan, di antaranya:
Kemampuan Deteksi Superior:
- Kemampuan mendeteksi ancaman yang diketahui maupun tidak diketahui di semua vector ancaman (perangkat, jaringan, phishing dan aplikasi berbahaya);
- Deteksi dalam perangkat tanpa penundaan dan risiko pencarian berbasis cloud; dan
- Forensik yang detail, dengan tampilan tak tertandingi terhadap risiko aplikasi dan perangkat
Seiring dengan tingginya penggunaan perangkat seluler untuk keperluan bisnis maupun pribadi, ancaman cyber dan kasus kejahatan pada perangkat seluler meningkat secara signifikan di negara kita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli
-
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
-
Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Cegah Kesewenang-wenangan, DPR Jaga Keseimbangan Hak Negara dan Individu di RUU Perampasan Aset
-
Chery J6T CSH Sudah Bisa Dipesan, Siap Tempuh Jakarta - Banyuwagi Dalam Sekali Pengisian