Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pra perdagangan hari ini naik ke posisi 6.062, dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi 6.047. Kebijakan PPKM Darurat yang diterbitkan pemerintah ternyata tidak memberikan sentimen negatif bagi pergerakan indeks saham.
Melansir data RTI, Rabu (7/7/2021), IHSG di awal pra perdagangan dibuka naik 15,6 basis poin atau menguat 0,26 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menguat, pada awal pra perdagangan indeks ini menguat tipis sebesar 3,9 basis poin atau menguat 0,47 persen ke level 850.
Pada level itu IHSG telah ditransaksikan sebanyak 17 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp55 miliar dan volume transaksi mencapai 3,5 ribu kali.
Sebanyak 118 saham menguat, 75 saham melemah dan 195 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha menggeser rentang konsolidasinya ke arah yang lebih tinggi.
Sedangkan sentimen jelang rilis data perekonomian tentang cadangan devisa terlihat masih akan berada dalam kondisi terkendali.
"Hal ini cukup menjadi tantangan untuk dapat mendorong kenaikan IHSG secara signifikan," kata William Surya Wijaya dalam analisanya.
Dirinya pun memperkirakan laju IHSG akan berpotensi bergerak pada rentang 5.913 - 6.123 sepanjang perdagangan hari ini.
Baca Juga: PPKM Darurat, Strategi Penting Demi Turunkan Laju Penularan
Menurut William Surya Wijaya, beberapa saham yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini seperti saham ITMG, AALI, UNVR, PWON, ICBP, AKRA, dan SMGR.
Berita Terkait
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi
-
IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP