Suara.com - Peringatan Hari Koperasi Nasional 12 Juli ini harus dijadikan momentum bagi Pemprov DKI Jakarta, untuk menunjukkan keberpihakan pada koperasi dan usaha kecil.
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, mengatakan Pemprov DKI perlu mengevaluasi perizinan minimarket yang kini menjamur di ibu kota.
"Saya lihat Indomaret dan Alfamart di Jakarta ini sudah terlalu banyak. Bahkan berdiri berhadapan atau berdampingan. Rasanya perlu dievaluasi lagi perizinannya. Mungkin perlu dipertimbangkan untuk moratorium izin baru," kata Lukmanul Hakim ditulis Selasa (13/7/2021).
Dalam berbagai kesempatan, bung Lukman, sapaan akrabnya, sering mendapat keluhan masyarakat tentang maraknya minimarket yang menggerus pendapatan warung-warung kecil.
"Jangan sampai di satu kelurahan lebih dominan Indomaret dan Alfamartnya, tapi warung kelontong tidak diperhatikan. Kasihan pedagang kecil, kondisi sedang susah karena pandemi malah makin turun omzetnya gara-gara kalah bersaing dengan peritel modern," ucap Lukman.
Menurut Lukman yang juga Ketua DPD PAN Jakarta Barat ini, di tengah situasi seperti sekarang, pemprov seharusnya mempermudah perizinan bagi koperasi, UMKM dan warung kelontong milik warga.
"Permudah izinnya, jika perlu dibantu modalnya supaya masyarakat kecil lebih berdaya. Pedagang-pedagang kecil ini kan bagus, mereka punya niat usaha, buka lapangan kerja sendiri, tidak bergantung pada pemerintah. Jadi harus disupport," pungkas Lukman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota
-
Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui
-
BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah
-
Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan
-
Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS
-
Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta