Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal bulan Agustus ini dibuka naik ke level 6.098 dibandingkan dengan penutupan pada akhir pekan lalu di posisi 6.070.
Melansir data RTI, Senin (2/8/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka masuk zona hijau dengan menguat 27,9 basis poin atau 0,46 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 laju IHSG terus merangkak naik hingga level 6.107 dengan menguat 37 basis poin.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat, pada awal pra perdagangan indeks ini naik sebesar 7,1 basis poin atau 0,87 persen ke level 830.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 12 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 52 miliar dan volume transaksi mencapai 3,2 ribu kali.
Sebanyak 201 saham menguat, 46 saham melemah dan 211 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG hingga saat ini masih sangat dipengaruhi oleh sisi perlambatan perekonomian.
Memasuki awal bulan ke delapan di tahun 2021, akan terdapat rilis data perekonomian awal bulan yaitu inflasi yang diperkirakan masih dalam kondisi terkendali.
“Sehingga kinerja emiten yang disinyalir belum akan dapat membaik dengan cepat membuat potensi penurunan terlihat lebih besar dibanding keinginan naik, IHSG pada hari ini berpotensi melemah,” kata William dalam analisanya.
Baca Juga: Pekan Terakhir Bulan Juli 2021, IHSG Melemah 0,52 Persen
Pada perdagangan hari ini, William memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 6.001 – 6.202.
Adapun saham-saham yang layak dicermati antara lain: TLKM, BBNI, EXCL, JSMR, BBCA, ASII, dan TBIG.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan
-
Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan
-
Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan
-
Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi
-
Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran
-
IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah
-
Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz