Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pra perdagangan hari ini menjelang akhir pekan dibuka naik ke posisi 6.136 dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin di posisi 6.120.
Melansir data RTI, Jumat (30/7/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka nail 15,6 basis poin atau menguat 0,26 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 laju IHSG makin merangkak naik hingga ke level 6.144 dengan menguat 23 basis poin atau 0,38 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menguat pada awal pra perdagangan indeks ini naik sebesar 4,2 basis poin atau melemah 0,50 persen ke level 836.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 16 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 61 miliar dan volume transaksi mencapai 2,9 ribu kali.
Sebanyak 84 saham menguat, 27 saham melemah dan 64 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG terlihat tengah berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.
"Selama IHSG belum mampu dipertahankan di atas level resisten terdekat maka IHSG masih berpeluang untuk bergerak melemah," kata William dalam analisanya.
Menurutnya perlambatan perekonomian yang masih terus menggelayuti sektor riil turut memberikan dampak terhadap kinerja emiten.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menghijau Hari Ini, Saham Eropa Catat Rekor Tertinggi
"Rilis kinerja emiten pada semester I disinyalir belum akan membaik, ditambah dengan minimnya sentimen serta belum kunjung adanya capital inflow yang melaju signifikan masuk ke pasar modal," paparnya.
Untuk perdagangan hari ini, William memperkirakan IHSG berpotensi terkonsolidasi dengan rentang pergerakan di kisaran 5.948 hingga 6.123.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi