Suara.com - PT MNC Investama Tbk (BHIT) hari ini mengumumkan hari ini bahwa mereka berkolaborasi dengan Amazon Web Services (AWS), sebuah perusahaan Amazon.com, Inc., sebagai penyedia cloud perusahaan dalam upayanya untuk mendorong transformasi digital dan peningkatan pengalaman pengguna.
Menyusul keberhasilannya di bisnis media sejak tahun 2021, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) kini akan memanfaatkan penyedia cloud terkemuka global guna mempercepat peluncuran aplikasi perbankan digital karya BABP yang dinamakan MotionBanking.
Permintaan konten video streaming dari 4 Stasiun TV FTA dari MNC Media yakni RCTI, MNCTV, GTV, iNews memiliki pangsa pemirsa tertinggi, misalnya pada saat perilisan film, konser musik, atau acara olahraga. Pusat data lokal perusahaan perlu ditingkatkan, untuk menghindari waktu pemuatan video yang lambat atau pengalaman pemutaran yang terputus.
MNC menggunakan Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2) yang menyediakan kapasitas komputasi cloud yang dapat disesuaikan agar beban kerja dapat diskalakan dan pemirsa mendapatkan tayangan yang stabil.
Untuk meminimalisir latensi dan menghadirkan tayangan yang lebih mulus kepada penonton dalam jumlah besar, MNC menggunakan AWS CloudFront, layanan content delivery network (CDN) untuk menyiarkan video secara global dengan kecepatan transfer tinggi, serta layanan pemrosesan dan tayangan video secara langsung untuk menyiapkan dan melindungi kualitas video selama siaran lewat internet.
BABP mengembangkan solusi perbankan digital, MotionBanking, dengan AWS untuk melayani kebutuhan pelanggan yang meningkat, khususnya pengelolaan keuangan lewat platform digital. MotionBanking memiliki berbagai layanan keuangan seperti rekening tabungan, transfer, pembayaran kartu kredit, notifikasi real-time, dan masih banyak lagi.
BABP akan menggunakan kapabilitas cloud AWS yang komprehensif, termasuk infrastruktur AWS Asia Pacific (Jakarta) Region yang segera hadir, untuk menjalankan core banking secara aman di cloud, menskalakan mengikuti permintaan nasabah, dan berinovasi menghadirkan layanan keuangan secara cepat.
Misalnya, BABP berencana membangun gudang data cloud memanfaatkan layanan analitik data AWS untuk menganalisis ratusan juta titik data konsumen secara bersamaan, seperti empat FTA TV MNC Media yang menguasai 54% pangsa pasar, 10 juta pelanggan DTH, televisi berbayar, dan broadband, 286 juta follower media sosial, 100 juta monthly active user (MAU) dari layanan streaming OTT dan super apps, 75 juta pembaca portal online, 2,7 juta pengguna platform e-commerce MNC Group, dan lebih banyak lagi di seluruh unit usahanya.
Analisis ini akan memberikan BABP wawasan mengenai nasabahnya, seperti pola dan tren perilaku, yang memungkinkan MotionBanking untuk menyediakan layanan dan produk keuangan yang disesuaikan, untuk meningkatkan keterlibatan dan pengalaman perbankan digital
Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Piranha, Ikan Paling Mematikan di Dunia
“Pindah ke cloud telah membuka jalan bagi BHIT untuk berinovasi dan menghadirkan pengalaman dengan cara baru,” ujar CTO MotionBanking Parman Suparman ditulis Senin (27/9/2021).
“Kami telah mengubah bisnis media kami bersama AWS, dan sekarang kami ingin mengulangi kisah sukses ini lewat transformasi bisnis jasa keuangan dengan cloud terkemuka di dunia. Dengan bantuan kapabilitas lanjutan yang ditawarkan AWS, termasuk analitik dan machine learning, kami berharap bisa memahami konsumen kami, memprediksi tren dan preferensi masa depan, dan menyelesaikan berbagai tantangan keuangan. AWS Asia Pacific (Jakarta) Region yang segera dibuka akan memainkan peranan penting dalam menyediakan keamanan tertinggi dengan latensi yang rendah, yang merupakan hal terpenting bagi industri jasa keuangan,” ujarnya lebih lanjut.
Adapun Country Manager Indonesia, AWS, Gunawan Susanto, mengatakan, AWS menyediakan berbagai pemain bisnis terbesar di Indonesia kapabilitas cloud yang aman, tangguh, dan berstandar global yang dibutuhkan untuk mentransformasi pengalaman pelanggan secara total.
“MNC Group memanfaatkan portfolio layanan cloud AWS untuk mengubah bisnis media dan layanan keuangan, menjawab perilaku dan ekspektasi pelanggan yang berubah-ubah dengan cepat. Investasi kami yang berkesinambungan bagi Indonesia dan AWS Asia Pacific (Jakarta) Region yang baru akan mempercepat transformasi digital dan mendorong berkembangnya pelaku usaha lokal serta seluruh negeri,” kata Gunawan Susanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati