Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini ditutup menguat ke level 6.633, setelah bergerak cukup fluktuatif.
Mengutip data RTI pada Jumat (15/10/2021), IHSG ditutup menguat 0,11 persen atau naik 7,2 basis poin ke level 6.633.
IHSG terpantau bergerak dari batas bawah di level 6.573 hingga batas atas pada level 6.680 setelah dibuka pada level 6.645.
Namun indeks LQ45 tidak berhasil keluar dari zona merah dan diparkir turun tipis 0.05 persen atau 0,45 poin ke level 972.
Empat sektor berhasil mengangkat IHSG dari zona merah, dipimpin oleh sektor properti yang menguat 0,86 persen kemudian sektor Basic Industry 0,66 persen dan sektor Infrastruktur 0,60 persen.
Sementara tujuh sektor lagi menjadi pemberat IHSG dipimpin oleh sektor transportasi yang naik 0,99 persen disusul sektor health 0,46 persen dan sektor technology 0, 44 persen.
Dari catatan perdagangan hari ini, terlihat ada 244 saham harganya naik sementara 258 saham turun dan 163 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Jumlah saham yang diperjualbelikan ada sebanyak 21.80 miliar dengan nilai sebesar Rp17.63 triliun dan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp 8.164,24.
Baca Juga: Sambut Akhir Pekan, IHSG Tembus Rekor Tertingginya di Level 6.645
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?