Suara.com - Token Kripto Games Pertama asal Indonesia Eshark (ESHK) berencana bakal melantai bursa di Bursa Eropa dalam waktu dekat ini. Saat ini, Eshark tengah merampungkan proses listing di bursa eropa.
CEO Eshark, Steven Taslim mengatakan, Eshark Token merupakan kripto yang dibangun di atas jaringan Binance Blockchain BEP-20, kripto lokal ini mengusung konsep Crypto for Gamers.
Dalam hal ini, Eshark akan menggandeng WhiteBit sebagai platform perdagangan mata uang digital global di eropa untuk rencana listing tersebut.
"Ada banyak penawaran dari cypto exchange kepada ESHK, salah satunya dari WhiteBIT. Dan mengapa kita memilih WhiteBIT untuk listing pertama kali, alasannya karena WhiteBIT memiliki volume market cap yang tinggi," ujar Steven dalam keterangannya, Minggu (31/10/2021).
Steven juga menjelaskan alasan lain mengapa ESHK listing pertama kali di Eropa, yaitu untuk memenuhi persyaratan agar kripto dapat listing di pasar dalam negeri, di mana minimal kripto yang akan didaftarkan telah listing di tiga pasar kripto global.
"November kita akan listing di dua crypto exchange, salah satunya WhiteBIT. Dan satu lagi pada Desember. Namun kita belum bisa mengumumkan dua crypto exchange mana yang akan kita pilih," kata Steven.
Steven juga mengatakan, ke depannya Eshark Token akan terus menciptakan kerja sama dengan banyak influencer dan atlet esports sebagai upaya meningkatkan brand awareness.
Berita Terkait
-
Aset Kripto Senilai Rp1,8 Triliun Dicuri Hacker, Pelaku Pakai Flash Loan Attack
-
6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu
-
Tidak Hanya Investasi, Banyak Orang Jadikan Trading Kripto Sebagai Pekerjaan
-
Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto
-
Aset Kripto Kini Jadi Mata Pencaharian Masyarakat Indonesia, dan Bisa untuk Beramal
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026