Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis sore ini berakhir di zona merah, IHSG turun ke posisi 6.636. Mengutip data RTI, Kamis (18/11/2021) IHSG ditutup melemah 0,58 persen atau turun 39 basis poin ke posisi 6.636.
IHSG bergerak dari batas atas di level 6.669 hingga batas bawah pada level 6.621 setelah dibuka pada level 6.653.
Investor melakukan transaksi senilai Rp12 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp 10,2 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 3,2 triliun dan aksi jual sebesar Rp 3,6 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp 419,4 miliar.
Sebanyak 265 saham melemah, 237 saham menguat dan 160 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; ESTA yang naik 53 point atau menguat 30,63 persen ke level 226. Dilanjutkan UFOE yang naik 175 point atau menguat 24,82 persen ke level 880. SLIS menguat 24,77 persen atau bertambah 415 point ke level 2.090.
Selanjutnya saham BMSR menguat 24,54 persen atau naik 54 point ke level 274. TOBA menguat 24,29 persen atau naik 130 point ke level 665.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham PTIS -28 point atau melemah -7,00 persen ke level 372. BALI melemah -6,94 persen atau koreksi -75 point ke level 1.005. HITS terkoreksi -34 point atau melemah -6,93 persen ke level 456.
Selanjutnya saham OASA turun -18 point atau melemah -6,92 persen ke level 242. UANG melemah -75 point atau turun -6,88 persen ke level 1.015.
Baca Juga: Banyak Sentimen Negatif, IHSG Kamis Pagi Dibuka Melemah ke Posisi 6.653
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya