Suara.com - Harga minyak mentah dunia turun ke level terendah enam minggu pada akhir pekan kemarin. Ini karena sejumlah negara Eropa kembali memberlakukan lockdown atau penguncian untuk menekan penularan virus Covid-19.
Mengutip CNBC pada Senin (22/11/2021), harga minyak mentah patokan AS WTI merosot lebih dari 4 persen ke sesi terendah USD75,37, harga yang tidak terlihat sejak 7 Oktober.
Sementara Brent turun 3,8 persen ke level USD78,15 per barel, level terendah sejak Oktober.
Minyak mentah diperdagangkan di zona hijau pada hari sebelumnya, tetapi jatuh ke wilayah negatif menyusul berita penguncian Austria.
Rebound permintaan telah menjadi pendorong utama pemulihan minyak tahun ini, dan indikasi apa pun yang mungkin mencair akan menakuti pelaku pasar.
Penguncian melemahkan permintaan produk minyak bumi karena orang-orang tidak bergerak dan bisnis tutup. Jika langkah-langkah itu melampaui Austria ke bagian lain Eropa atau di tempat lain, itu bisa membuat pasar kelebihan pasokan.
"Pasar secara fundamental masih dalam posisi yang baik tetapi penguncian sekarang menjadi risiko yang jelas untuk ini jika negara lain mengikuti jejak Austria," kata Craig Erlam, analis senior di Oanda.
"Pergerakan di bawah USD80 bisa memperdalam koreksi, mungkin menarik harga kembali ke wilayah pertengahan USD70," tambahnya.
Baik WTI dan Brent berada di jalur untuk kerugian minggu keempat berturut-turut, yang merupakan penurunan mingguan terpanjang sejak Maret 2020.
Baca Juga: PPKM Level 2 Pekanbaru Berakhir Hari Ini, Kelanjutan Tunggu Arahan Pusat
Penurunan harga pada hari Jumat adalah yang terbesar untuk minyak sejak Juli. Komoditas ini telah mengalami tren lebih rendah selama beberapa minggu terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
-
Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026
-
Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian
-
Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN
-
Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga
-
"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi