News / Nasional
Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menangkap 21 orang bukan mahasiswa yang membawa bom molotov.
  • Polisi menyita barang berbahaya berupa petasan dan botol kaca guna mendalami potensi ancaman terhadap keamanan demonstrasi.
  • Sebanyak 9.242 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa BEM UI di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Suara.com - Polisi memastikan 21 orang yang ditangkap karena membawa bom molotov menjelang aksi demo di Bundaran HI, Jakarta bukan bagian dari mahasiswa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan kepastian itu berdasar hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

"Setelah didalami bukan merupakan dari mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi," kata Budi kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Dari tangan mereka, polisi sebelumnya menyita sejumlah barang berbahaya, di antaranya 12 petasan dan enam botol kaca yang diduga disiapkan sebagai sarana bom molotov. Polisi juga menemukan flare dan petasan kembang api.

Namun, polisi belum memastikan sasaran penggunaan barang-barang tersebut. Penyidik masih mendalami apakah benda-benda itu ditujukan kepada aparat keamanan, massa aksi, atau masyarakat di sekitar lokasi demonstrasi.

“Kami masih mendalami apakah tujuannya kepada petugas pengamanan apakah kepada peserta aksi atau kepada masyarakat sekitar," ujar Budi.

Budi menilai keberadaan orang-orang yang membawa barang berbahaya di tengah aksi berpotensi mencederai kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Jika tidak dicegah, kata dia, tindakan tersebut dapat memicu kerusuhan sekaligus mengganggu aksi mahasiswa yang seharusnya berlangsung aman dan tertib.

"Apabila ini terjadi, aksi atau susupan dari orang-orang yang membawa barang tadi, ini dapat mencederai penyampaian pendapat yang sudah dilindungi undang-undang," katanya.

Baca Juga: Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel

Ribuan Personel Gabungan Kawal Demo

Polda Metro Jaya sebelumnya mengerhalam 9.242 personel gabungan untuk mengamankan aksi demo.

Jumlah tersebut terdiri dari 5.670 personel Polda Metro Jaya, 222 personel dari polres jajaran, 1.500 personel TNI, serta 1.850 personel BKO Mabes Polri.

Pengamanan dilakukan bertepatan dengan aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Aksi tersebut mengusung tajuk #MerebutKemerdekaan. Mahasiswa membawa sejumlah tuntutan sebagai bentuk kritik terhadap kondisi sosial, ekonomi, politik, dan hukum setelah 81 tahun Indonesia merdeka.

Load More