Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dinilai sebagai yang paling komitmen dalam menjaga protokol kesehatan di sarana kereta api maupun stasiun.
Hal ini setelah KAI mendapatkan SafeGuard Label dari Surveyor Indonesia dan Bureau Veritas.
Label itu didapat setelah Surveyor Indonesia dan Bureau Veritas melaksanakan audit atas kesiapan KAI menerapkan komitmen protokol Kesehatan (prokes) Covid-19 yang dilaksanakan pada satu kantor pusat dan 22 titik lokasi stasiun.
Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, dengan adanya komitmen menunjukkan perseroan tetap konsisten menjaga protokol kesehatan.
"Diharapkan layanan jasa transportasi berbasis rel ini mampu terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan konsisten," ujar Didiek dalam keterangannya, Senin (6/12/2021).
Sementara, Direktur utama Surveyor Indonesia M Haris Witjaksono menjelaskan, pelaksanaan SIBV dalam jasa layanan transportasi umum sangat diperlukan untuk pemastian keamanan penerapan prokes di stasiun-stasiun oleh masyarakat
Adapun, SafeGuard Label sebagai pengakuan dari pihak independent yang kompeten atas kesiapan PT KAI dalam menyediakan ruang publik dan sarana transportasi yang aman dan terjamin bagi pelanggan.
"Terutama dengan kembali normalnya aktivitas masyarakat, melalui protokol Kesehatan dan penanganan COVID-19 serta penerapan yang konsisten atas protokol tersebut," katanya.
Dalam hal ini, Untuk handover penyerahan Label SIBV pertama yaitu atas hasil laporan audit di Kantor Pusat, Stasiun Cirebonprujakan, Stasiun Tegal, Stasiun Purwokerto, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Malang dan Stasiun Jember.
Baca Juga: Daftar Kereta Api Jarak Jauh yang Beroperasi pada Desember di KAI Daop 1 Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran