Suara.com - Curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini menyebabkan bencana alam terjadi di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari banjir dan bahkan longsor.
Namun di saat yang sama, hujan justru jadi berkah tersendiri, salah satunya yang dirasakan Dian, seorang penjual mantel atau jas hujan dan payung yang sehari-hari bekerja di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Perempuan 33 tahun ini mengaku, omzet penjualannya naik drastis hingga 500 persen saat hujan, dari awal untung maksimal hanya Rp1 juta sehari, kini bisa mencapai Rp5 juta dalam satu hari saja.
“Biasa dalam sehari satu juta, selama deras hujan naik sampai 5 juta. Di sini kami menjual dari Rp.10 ribu sampai harga Rp350 ribu per lembar,” ujar Dian, dikutip dari Forbiz.id --jaringan Suara.com.
Mulai usaha sejak tahun 2016, ia mengakui wabah virus corona memberi dampak luar biasa pada usahanya. Omzetnya bahkan turutn drastis kala pandemi.
“Sebelum pandemi omset masih jauh lebih tinggi,” kata dia, Selasa (7/12/2021).
Namun demikian, ia selalu berusaha untuk tidak menyerah dan kembali membuka usahanya saat pemerintah melonggarkan aktivitas masyarakat dengan protokol kesehatan ketat.
Berita Terkait
-
Mahulu, PPU dan Kukar Masuk Zona Hijau, Kaltim Tambah 5 Kasus
-
Tim Vaksin Hunter Dikerahkan Satgas Covid-19, Tugasnya Cari Warga Yang Belum Divaksin
-
Ada 325 Ahli Waris Korban Covid-19 di Bontang Terima Rp 10 Juta, Ini Rekening yang Diminta
-
Curah Hujan Tinggi, DPUPKP Jogja Benahi SAH di Titik Rawan Banjir
-
Kemampuan Vaksin Pfizer Berkurang Saat Melawan Virus Corona Omicron, Seberapa Besar?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi