Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari ini berhasil masuk zona hijau, adapun IHSG dibuka naik ke level 6.648.
Melansir data RTI, Kamis (16/12/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik tipis 22 basis poin atau menguat 0,20 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga level 6.655 atau menguat 0,44 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat pada awal pra perdagangan indeks ini naik 5,2 basis poin atau menguat 0,55 persen ke posisi 949.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 484 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 240 miliar dan volume transaksi mencapai 33 ribu kali.
Sebanyak 240 saham menguat, 64 saham melemah dan 184 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan perkembangan pergerakan IHSG masih terlihat dalam rentang konsolidasi wajar pasca pencapaian rekor all time high (ATH) beberapa waktu yang lalu.
"Potensi IHSG untuk kembali mengalami kenaikan signifikan belum terlihat mengingat capital inflow jelang akhir tahun juga belum terlihat masif," kata William dalam analisanya.
Namun sentimen rilis data keuangan mengenai tingkat suku bunga yang diperkirakan belum terdapat perubahan dapat menjadi salah satu sentimen positif untuk beberapa sektor tertentu sekaligus menjadi salah satu indikator bahwa perekonomian masih berada dalam keadaan stabil.
Hari ini dirinya memprediksi IHSG berisiko melemah dengan rentang perdagangan 6.582-6.676. Sejumlah rekomendasi saham pilihannya adalah ASRI, BINA, INDF, UNVR, OASA, BBCA, BBNI, BNII, dan PWON.
Baca Juga: Jelang Rilis Neraca Dagang, IHSG Pagi Ini Dibuka Naik Tipis
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI