Suara.com - Wahana merupakan salah satu layanan kargo yang bisa mengirimkan barang ke seluruh Indonesia. Salah satu layanan yang diberikan adalah cek resi Wahana.
Langkahnya mudah, cukup lakukan tiga langkah berikut seperti dikutip dari https://www.wahana.com/
1. Masuk ke website wahana dan temukan menu Lacak Kiriman di bagian bawah.
2. Masukkan nomor resi yang diterima pelanggan saat mendapatkan kuitansi pengiriman.
3. Klik Lacak.
Cek resi Wahana akan menunjukkan sampai di mana paketmu berada dan kapan estimasi paket tersebut akan sampai ke tujuan.
Namun, jika anda mengalami kendala seperti nomor resi yang tidak dapat dilacak, maka langsung saja hubungi costumer service pada sub menu yang tersedia di beranda. Ketikkan nomor resi, nama lengkap, dan keluhan yang anda alami selama menggunakan jasa Wahana.
Sebagai penyedia jasa layanan Logistik, Wahana juga memberikan beragam promo andalan. Salah satunya adalah Promo Next Day yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Promo ini bisa mengantarkan barang anda hanya dalam waktu satu hari, salah satunya dari Jawa Tengah ke Bandung dan Jabodetabek dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Waduk di Tambun Ini Disulap Jadi Wahana Air Para Bocil, Kok Bisa?
Promo Next Day dengan tujuan Bandung dan Jabodetabek dipatok dengan harga mulai Rp10.000 dengan jumlah barang lebih dari 2 kg. Kurang dari itu, tarifnya adalah Rp15.000 per kg.
Layanan reguler lain bahkan dipatok lebih murah yakni mulai Rp5.000 per kg. Wahana memberikan estimasi harga Rp199.000 termasuk pajak dan asuransi gratis.
Wahana mulai didirikan sejak 11 Juni 1998 di Jakarta dan berhasil membuka kantor cabang pertama mereka di Surabaya empat tahun kemudian. Pada 2005, Wahana mulai melakukan ekspansi dengan membuka kantor cabang pertama di Asia Tenggara yakni di Singapura.
Pada 2012 konsep bisnis di dalam negeri juga berubah dengan membuka sistem mitra agen pertama di Surabaya. Saat ini Wahana berkembang pesat dengan memiliki 53 kantor cabang ditambah lebih dari 3.500 mitra agen, dan 2.500 karyawan.
Menyongsong era industri dan digital, Wahana bekerja sama dengan e-commerce dan pedagang online untuk menyalurkan barang ke seluruh Indonesia.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Pesawat NASA Berhasil Menyentuh Matahari untuk Pertama Kalinya
-
Cara Cek Resi Ninja Xpress, Modal Tracking ID dan Internet
-
Daftar Wahana Permainan Gratis dan Berbayar di Wisata Bahari Lamongan, Liburan Makin Seru
-
Wahana Ice Skating Hadir di Cibinong City Mall, Cek Harga Tiketnya di Sini
-
Waduk di Tambun Ini Disulap Jadi Wahana Air Para Bocil, Kok Bisa?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi