Suara.com - Pengelola hotel di Gili Terawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat optimis kawasan itu akan segera diramaikan wisatawan yang ingin berlibur sambil menonton Motor Grand Prix (MotoGP) di Sirkuit Mandalika pada Maret 2022.
"Kami optimis hotel akan ramai karena pemesanan kamar sudah ada yang masuk dari travel agent," kata Manager Royal Singosari Trawangan Rikardus Jumas, di Kabupaten Lombok Utara, Selasa (22/12/2021) malam.
Ia meyakini, industri perhotelan di Gili Trawangan turut kecipratan rejeki imbas dari event MotoGP karena jumlah penonton yang akan datang relatif lebih banyak dibandingkan dengan event internasional World Superbike (WSBK).
"Kalau pada saat WSBK kemarin, hotel-hotel di Gili Trawangan sepi pengunjung, okupansinya di bawah 10 persen," ujarnya.
Guna menyambut MotoGP, Rikardus mengatakan, para pengelola hotel sudah menyiapkan paket menginap dengan harga yang kompetitif untuk menarik minat wisatawan berkunjung.
Ia mengaku ada kenaikan harga menginap, namun tidak setinggi kenaikan tarif menginap di hotel-hotel yang ada di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, dan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi wisatawan lebih memilih menginap di Bali yang relatif dekat dengan Pulau Lombok.
"Harga yang kami tawarkan tetap terjangkau karena Gili Trawangan harus bersaing dengan Bali untuk menggaet penonton MotoGP," ucapnya pula.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Ni Ketut Wolini juga memberi perhatian terhadap upaya menghidupkan kawasan wisata tiga gili di Kabupaten Lombok Utara.
Baca Juga: Hotel dan Restoran di Sumsel Diminta Terisi 75 Persen saat Libur Nataru 2022
Menurut dia, hotel di kawasan wisata tiga gili akan menjadi alternatif tempat menginap karena jumlah penonton MotoGP bisa mencapai ratusan ribu orang, sedangkan ketersediaan kamar hotel bintang dan nonbintang di Pulau Lombok, hanya 14 ribu kamar.
"Kami sudah membahas bagaimana mencari solusi bersama terkait dengan kekurangan kamar pada saat event MotoGP berlangsung, termasuk upaya mengarahkan pengunjung ke tiga gili di Lombok Utara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Warga yang Masih Bertahan di Area Sirkuit Mandalika Diberi Waktu Sebulan Untuk Pindah
-
Jalan By Pass Awang-Kuta Mandalika yang Dirusak Warga Akan Diperbaiki Awal 2022
-
Wanita Ini Bayar Rp17 Juta demi Karantina di Hotel, Kamar yang Didapat Sempat Bikin Kecewa
-
Diberi Waktu Sampai Akhir Desember, Warga di Dalam Sirkuit Mandalika Mulai Pindah
-
Hotel dan Restoran di Sumsel Diminta Terisi 75 Persen saat Libur Nataru 2022
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini
-
Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI
-
Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000
-
Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71
-
Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG