Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan ada lima masalah global yang harus diwaspadai Indonesia dalam pemulihan ekonomi masa mendatang.
Pertama, normalisasi kebijakan moneter yang bakal dilakukan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed).
Tapering sendiri merupakan kebijakan bank sentral dengan cara mengurangi pembelian aset seperti obligasi (surat utang). Dampaknya aliran modal asing ke negara berkembang, salah satunya Indonesia, akan berkurang.
"Ini harus kita upayakan di Presidensi G20 ini harus direncanakan secara baik dan terutama dikomunikasikan secara baik," katanya dalam webinar, Jumat (24/12/2021).
Masalah kedua, soal scaring effect imbas pandemi terhadap korporasi dan stabilitas sistem keuangan negara maju, seperti Amerika Serikat dan Cina.
Masalah ketiga, meluasnya sistem pembayaran digital antarnegara dan risiko aset kripto. Keempat, semakin kuatnya tuntutan ekonomi dan keuangan hijau dari negara maju.
"Perbankan dan sektor keuangan tentu saja harus mempersiapkan bagaimana bisa membiayai proyek-proyek yang hijau," paparnya.
Masalah kelima, semakin melebarnya kesenjangan, terutama di masa pandemi ini. Menurutnya di sinilah inklusi ekonomi dan keuangan menjadi penting, termasuk melalui digitalisasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun