- Wamen Komdigi Nezar Patria menyatakan kecerdasan buatan dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk penipuan yang merugikan Indonesia Rp9,1 triliun.
- Kaspersky mencatat kecerdasan buatan kini mempercepat berbagai tahapan serangan siber kompleks seperti pengembangan malware hingga phishing.
- Indonesia menghadapi tantangan kesenjangan talenta keamanan siber sehingga membutuhkan penerapan prinsip keamanan sejak tahap awal perancangan sistem.
Suara.com - Kecerdasan buatan (AI) kini tidak hanya digunakan untuk mempercepat pekerjaan dan mendorong inovasi digital.
Teknologi yang sama juga mulai dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk membuat penipuan, deepfake, rekayasa sosial, hingga serangan digital menjadi lebih cepat dan sulit dikenali.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, menilai perkembangan tersebut membuat keamanan siber tidak boleh lagi ditempatkan sebagai pelengkap. Keamanan harus dibangun sejak teknologi dirancang.
Menurut Nezar, transformasi digital tanpa sistem keamanan yang kuat justru dapat membuka risiko baru bagi masyarakat.
Karena itu, pemerintah mendorong penerapan prinsip security by design, yaitu memasukkan aspek keamanan sejak tahap awal pengembangan sistem.
“Keamanan harus menjadi bagian utama dalam setiap proses transformasi digital,” ujar Nezar saat membuka Kaspersky Academy Summit di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
AI Bikin Penipuan Makin Sulit Dibedakan
Nezar menyoroti penggunaan AI untuk menghasilkan deepfake, rekayasa sosial otomatis, dan pemalsuan identitas.
Teknologi generatif membuat pelaku dapat menghasilkan konten palsu yang semakin meyakinkan dengan biaya dan waktu yang lebih rendah.
Baca Juga: HUAWEI Pura90s Series 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing
Di Indonesia, ancaman penipuan tersebut disebut telah menimbulkan kerugian hingga Rp9,1 triliun.
Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan keamanan digital tidak lagi hanya berkaitan dengan virus komputer atau pembobolan sistem.
Manipulasi manusia melalui konten dan identitas palsu kini menjadi bagian penting dari ancaman siber.
Karena itu, Nezar mendorong penguatan infrastruktur anti-penipuan, penyaringan pada jaringan telekomunikasi, verifikasi identitas berbasis AI, serta peningkatan literasi digital masyarakat.
Sistem keamanan juga harus dirancang agar dapat menjangkau seluruh pengguna internet, termasuk UMKM, lansia, masyarakat di daerah, dan pengguna internet pemula.
Malware Mulai Masuk Era AI
Berita Terkait
-
AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
LG Siapkan Robot Humanoid Generasi Baru Pakai AI NVIDIA, Bakal Dipamerkan 2027
-
Bukan Lagi Soal Durasi Gadget! Ini Strategi Baru Didik Anak di Era "Ledakan" AI
-
Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Bikin Meleleh, Ini 5 Pasangan Paling Cocok untuk Zodiak Pisces yang Romantis
-
Bye Ketombe! 5 Pilihan Shampoo Bar Ramah Lingkungan yang Bikin Rambut Segar
-
Dirumorkan Balik ke Juventus, Adu Statistik Emil Audero vs Guglielmo Vicario
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Korban Gempa Flores
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP
-
Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
-
Megawati Minta Kemenkes Jangan Kutik-Kutik BPJS: Saya yang Bikin untuk Rakyat!
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air