Suara.com - Masa pandemi ini membuat banyak orang lebih sering melakukan kegiatan di rumah. Apalagi, dengan adanya pembatasan, praktis semua kegiatan masyarakat dilakukan di rumah.
Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mengatakan, adanya pandemi menimbulkan kebutuhan masyarakat yang lebih besar lagi mengenai makna dari rumah.
"Tentu saja membuat para pengembang makin giat dan terus bekerja keras memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memiliki tempat tinggal dengan segala fasilitas yang dibutuhkan," ujar Pahala dalam keterangannya, Minggu (6/2/2022).
Terlebih, masyarakat kini mempertimbangkan lokasi dalam membeli rumah. Hal ini sesuai dengan Survei Property Affordability Sentiment Index yang digelar Rumah.com.
Dalam survei tersebut, sebanyak 98% pembeli properti mengatakan bahwa faktor utama yang menjadi alasan untuk memilih rumah selalu saja berbicara mengenai lokasi yang dekat kemana-mana dan tentunya harga yang terjangkau.
Dalam hal ini, PT Jaya Real Property Tbk tengah membangun kawasan hunian premium yaitu DAMMARA di CBD Silktown. Hunian premium itu diapit oleh kawasan hunian lainnya yaitu di Alam Sutera dan Bintaro Jaya.
General Manager Perumahan, Jaya Real Property M Novel Fauzi mengatakan, nantinya dalam kawasan tersebut memiliki fasilitas tidak terbatas seperti IKEA, Binus University, Living World dan banyak fasilitas lainnya.
"Sehingga mampu memenuhi segala kebutuhan para penghuni nantinya, dan tentunya kawasan CBD Silktown ini pun akan terus berkembang sehingga membuat DAMMARA menjadi hunian yang sangat menjanjikan," kata Novel.
Kawasan hunian DAMMARA berlokasi hanya tujuh menit dari gerbang Tol Kunciran dan akses langsung ke Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Hunian ini dibanderol seharga Rp 2,8 miliar per unit dengan konsep hunian modern tropis dibangun dam memiliki dua tipe rumah yang dapat dipilih, yaitu tipe Cinnamon dan tipe Cedarwood.
Berita Terkait
-
Warga di Makassar Terkurung di Rumahnya Sendiri, Tak Punya Akses Keluar Masuk
-
Komisi V Apresiasi Kementerian PUPR Atas Pembangunan Bendungan Pamukkulu
-
5 Keuntungan Tinggal di Komplek Perumahan, Bagaimana Menurut Kamu?
-
Kronologi Tukang Cukur di Jonggol Diancam Pria Pakai Celurit, Kini Berakhir Damai
-
Nelangsa Warga Perumahan Bontang Permai, 19 Tahun Terkena Banjir, Sudah Sering Mengadu Tapi Tak Digubris Pemkot Bontang
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok