Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah (Jateng) kembali menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan masyarakat umum. Target sasarannya mencapai 10.500 dosis vaksin.
Adapun kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Kebumen, Purbalingga, Banyumas, dan Banjarnegara. Kemudian Kabupaten Rembang, Kota Magelang, dan Salatiga.
"Vaksinasi dilakukan untuk memutus penyebaran COVID-19. Diharapkan aktivitas masyarakat bisa segera normal kembali," tutur Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto, dikutip Sabtu (19/2/2022).
Sondi merincikan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun menargetkan 5.300 dosis vaksin. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi booster ditargetkan 2.700 dosis vaksin.
"Kemudian Door To Door (DTD) di Kota Magelang, Kabupaten Pubalingga, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Rembang, dan Kota Salatiga dengan target 2.500 orang," jelasnya.
Sondi mengatakan, penyebaran virus COVID-19 varian omicron terbilang cepat. Karena itu, Sondi mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) lengkap.
"Pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien COVID-19," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
-
Perang Lawan Baja Impor, Pelaku Industri Desak Pengawasan Ketat dan Wajib SNI
-
BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang
-
Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam
-
Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang
-
Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal