Bisnis / Keuangan
Kamis, 03 Maret 2022 | 19:23 WIB
Gubernur NTB Zulkieflimansyah. [Antara]

Suara.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah membantah dirinya mewajibkan ASN di provinsi itu untuk membeli tiket  MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 gegara sepi peminat.

"Hari-hari ini heboh tentang ASN yang diwajibkan nonton MotoGP dengan diskon 10 persen. Mungkin Pak Sekda saya terlalu bersemangat agar MotoGP ini meriah dan sukses sehingga menyampaikan berita ini ke publik," ujarnya di Mataram, Kamis. (3/3/2022)

"Kebijakan ini belum final," tegas Zulkieflimansyah.

Ia juga menegaskan, tidak ada kewajiban ASN membeli tiket MotoGP. Tapi usaha Pemprov NTB ASN dapat diberi diskon 10 persen jika ingin menonton MotoGP.

Tidak hanya ASN, Gubernur NTB juga tengah berupaya negosiasi ITDC maupun MGPA agar masyarakat NTB juga diberi diskon tiket MotoGP.

"Kami sedang dalam proses negosiasi bukan hanya untuk ASN tetapi untuk seluruh masyarakat NTB agar memperoleh diskon yang jauh lebih besar dari 10 persen sehingga banyak yang bisa menonton dan tidak memberatkan," katanya.

Sebelumnya, beredar kabar untuk meningkatkan penjualan tiket, ASN di NTB diwajibkan untuk menonton MotoGP dengan membeli tiket.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H Lalu Gita Ariadi. Dia mengatakan untuk mendorong penjualan tiket MotoGP, Pemprov memiliki kebijakan mewajibkan ASN menonton dengan diskon tiket 10 persen.

Baca Juga: Top 5 Sport: Positif COVID-19, Daud Yordan Batal Duel di Thailand

Load More