Suara.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengatakan trauma dengan olahraga motocross yang sempat membuatnya cedera dan bahkan hampir buta.
Marc Marquez harus mengakhiri MotoGP musim lalu lebih cepat. Dia didiagnosa mengalami penglihatan ganda (diplopia) akibat jatuh dari motocross.
Pasca pulih dari cedera diplopia, Marc Marquez sudah tak lagi aktif latihan di atas motorcross. Meski bermanfaat untuk melatih relfeks, dia menyadari risiko cederanya juga besar.
“Saya memutuskan untuk berhenti latihan dengan motocross, karena lompatannya berbahaya,” kata Marc Marquez dikutip dari Spedweek, Kamis (3/3/2022).
"Ketika mencederai diri, itu bisa berdampak ke badan kita," tambahnya.
Jelang merengkuh title juara dunia MotoGP kesembilannya, Marc Marquez memang sering didera cedera. Sebelum diplopia, The Baby Alien cedera patah tulang humerus kanan hingga harus absen semusim di MotoGP 2020.
Terkini, kondisi Marc Marquez sudah jauh lebih baik. Dia sudah kembali menunggangi motor RC213V terbaru di tes pramusim MotoGP Sepang dan Mandalika.
"Memang benar, cedera datang di saat yang tak terduga. Sama seperti pada Oktober lalu ketika menderita diplopia. Tetapi, saya sekarang sudah lebih baik,” beber Marquez.
Selepas menjalani dua uji coba, Marc Marquez tengah bersiap untuk menjalani seri perdana MotoGP perdana musim ini yakni MotoGP Qatar 2022 di Sirkuit Internasional Lossail, pada Minggu (6/3/2022).
Baca Juga: MotoGP Indonesia di Depan Mata, MGPA Yakin Trek Mandalika Rampung Sesuai Target
Berita Terkait
-
Jelang MotoGP Qatar, Pol Espargaro Makin Paham Karakteristik Honda RC213V
-
Pemerintah Siapkan Skenario Maksimalkan Penjualan Tiket MotoGP, Penonton Khawatir Tidak Dapat Penginapan
-
Top 5 Sport: Positif COVID-19, Daud Yordan Batal Duel di Thailand
-
Marc Marquez Miliki Motivasi Sangat Besar Memulai Musim MotoGP 2022
-
Arungi MotoGP 2022 Bareng Tim Non Unggulan, Andrea Dovizioso Mengaku Tak Resah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus