Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini berakhir di zona merah. Mengutip data RTI, Selasa (15/3/2022), IHSG berakhir melemah dengan ditutup turun 0,48 persen atau terpangkas 34 basis point di level 6.918.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.894 hingga batas atas pada level 6.996 setelah dibuka pada level 6.968. Investor melakukan transaksi senilai Rp 18,1 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp 14,5 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 7,5 triliun dan aksi jual sebesar Rp 4,4 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp 3,1 triliun.
Sebanyak 155 saham berhasil menguat, sementara 388 saham terpantau melemah, sedangkan 137 saham stagnan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain CANI yang naik 44 point atau menguat 34,92 persen ke level 170. WAPO menguat 28,46 persen atau bertambah 37 point ke level 167.
POLU menguat 24,16 perse. atau naik 145 point ke level 745. LAND menguat 21,31 persen atau naik 13 point ke level 74. AIMS yang naik 44 point atau menguat 15,06 persen ke level 336.
Sementara, saham-saham yang tergolong top losser antara lain; PURI 28 point atau melemah 7,00 persen ke level 372. PCAR melemah 7,00 persen atau koreksi 14 point ke level 186.
Selanjutnya, saham BEBS terkoreksi 355 point atau melemah 6,99 persen ke level 4.720. IPTV turun -10 point atau melemah 6,99 persen ke level 133. GZCO melemah -10 point atau turun 6,94 persen ke level 134.
Penurunan IHSG dipicu atas pelemahan seluruh sektor, seperti saham sektor transportasi dan logistik melemah 3,13 persen, saham material dasar 1,62 persen, sektor infrastruktur 1,63 persen.
Baca Juga: Selasa Pagi IHSG Dibuka Naik ke Posisi Tertingginya 6.968
Selanjutnya sektor consumer non cyclicals melemah 1,52 persen sektor consumer cyclicals 1,32 persem sektor teknologi 1,59 persen sektor industri 1,15 persen, dan saham sektor energi turun 0,89 persen.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,25 persen ke level 1.001. Sedangkan, JII turun 1,66 persen ke level 568.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun