Suara.com - Pengusaha nasional sekaligus konglomerat jalan tol Jusuf Hamka memuji setinggi langit Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani karena telah membuat kebijakan pengampunan bagi para pengemplang pajak lewat program tax amnesty.
Hal tersebut dikatakan Jusuf Hamka dalam acara Spectaxcular 2022 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, secara virtual, Rabu (23/3/2022).
Dia bilang tidak ada pejabat yang berani mengambil risiko atas program ini, kecuali Presiden Jokowi dan Sri Mulyani.
"Negeri ini tidak punya pejabat yang berani seperti Presiden Jokowi dan Ibu Sri Mulyani yang bisa memberikan tax amnesty," kata Jusuf.
Dia bilang hanya di pemerintahan Jokowi yang berani mengeluarkan program tax amnesty, padahal Republik ini sudah banyak berganti pemerintahan.
"Kita harus terang-terangan beberapa pemerintahan sudah ganti, siapa yang berani kasih tax amnesty," katanya.
Menurut dia dengan adanya program tax amnesty, dosa-dosa pengusaha yang selama ini melakukan pengemplang pajak bisa diampuni oleh pemerintah.
"Dosa-dosa kita diampuni, hidup kita lebih enak," katanya.
Jusuf mengungkapkan setelah dirinya mengikuti program tax amnesty hidupnya lebih terasa tenang karena tidak ada yang dikhawatirkan.
Baca Juga: Sri Mulyani: Kita Memang Tidak Senang Kalau Diingatkan Bayar Pajak
"Saya merasa plong lega, saya engga merasa rumah saya dintip-intipi oleh petugas pajak, jadinya kalau mau beli mobil apa, mau pakai mobil apa engga khawatir soal pajaknya karena sudah clear," pungkasnya.
@@@@
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar