Suara.com - Percepatan vaksinasi Covid-19 terus digencarkan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Selatan. Kali ini kegiatan vaksinasi menyasar warga binaan yang menghuni dua lembaga pemasyarakatan (lapas) yakni Lapas Kelas II B Amunati Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan Lapas Kelas II A Kabupaten Kotabaru.
“Total realisasi vaksinasi sebanyak 674 orang yang kita gelar pada hari Jumat (1/4/2022) kemarin di dua lapas di Provinsi Kalsel,” kata Kepala Binda (Kabinda) Kalsel, Brigjen Pol Heri Armanto, dikutip Rabu (6/4/2022).
Menurut Heri, vaksinasi booster diperlukan guna mempertahankan tingkat kekebalan dan memperpanjang masa perlindungan dari vaksinasi primer. Dengan manfaat meningkatkan imunitas tubuh, akan memperpanjang masa perlindungan terhadap virus dan membantu mengurangi penyebaran virus Covid-19.
“Vaksinasi merupakan upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya di lingkungan lapas, tak terkecuali Lapas Kelas II B Amunati Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan Lapas Kelas II A Kabupaten Kotabaru,” paparnya.
Heri menyebut Binda Kalsel menargetkan di bulan April 2022 sebanyak 170.000 dosis dengan sasaran prioritas mulai dari dosis dua bagi masyarakat umum, anak-anak usia 6-11 tahun, kelompok rentan lansia serta masyarakat di wilayah pedalaman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!