Suara.com - Ratusan warga yang terdiri dari UMKM, milenial, difabel hingga seniman berbondong - bondong mendatangi Club House Regency 21 Surabaya mengenakan baju bertuliskan Massa Setia Sandi Surabaya. Mereka datang dengan tujuan untuk mendukung Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (pilpres) 2024.
Deklarator Massa Setia Sandi Surabaya, Wita Febri Yanto mengatakan berkumpulnya para relawan kali ini untuk menyatukan visi memilih pemimpin pada 2024 mendatang. Akhirnya, mereka sepakat mendukung Sandiaga Uno agar maju dalam ajang pemilihan presiden.
"Deklarasi ini bertujuan untuk mengumpulkan teman - teman yang memiliki satu visi yaitu mendukung Pak Sandi, harapannya nanti Pak Sandi bisa maju ke pilpres 2024," kata Wita ditulis Selasa (24/5/2022).
Wita menyebut, Sandiaga adalah sosok pemimpin yang kreatif, berkualitas, serta memiliki integritas tinggi untuk Indonesia di masa mendatang. Menurut Wita, Indonesia perlu pemimpin yang mau bekerja keras, ikhlas, dan tulus.
"Pak Sandi itu punya kualitas, integritas, dan kreativitas. Di masa yang seperti ini untuk membangun ekonomi kembali kan susah, jadi perlu orang yang mau bekerja keras, ikhlas, dan tulus untuk membangun Indonesia kembali," kata Wita.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Dewi Prasetya mengatakan Sandiaga sangat konsisten dalam mengembangkan UMKM. Dia berharap, jika Sandiaga terpilih menjadi Presiden di 2024, maka UMKM bisa lebih maju.
"Pak sandi ini sejak menjadi pengusaha sampai menjadi menteri beliau konsisten dalam mengembangkan UMKM. Harapan saya jika Pak Sandi terpilih menjadi presiden maka beliau bisa lebih memajukan UMKM," kata Dewi.
Selain deklarasi, dalam kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan Talkshow Interaktif. Hal tersebut bertujuan untuk menyebarkan ilmu kepada relawan mengenai UMKM dan Pemanfaatan Pekarangan di kota besar.
Baca Juga: Dorong Digitalisasi UMKM di Papua, SRC Gandeng Kemendag Perkenalkan Aplikasi AYO SRC
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim