Suara.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengapresiasi kehadiran Menteri BUMN Erick Thohir dalam silaturahmi nasional (silatnas) bidang sayap dan badan DPP Partai NasDem bertajuk "Kita Pancasila: Pancasila Menjawab Tantangan Zaman" di Ballroom DPP Partai Nasdem.
Dalam kesempatan tersebut, Surya Paloh menilai Erick sebagai tokoh muda yang berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai Pancasila melalui BUMN.
"Bung Erick Thohir ini tokoh muda kita, rising star yang kita harapkan bisa memperkokoh nilai-nilai Pancasila ini ke depan, bergelut dalam perjuangan ke depan bersama dengan saudara-saudara," puji Surya Paloh ditulis Jumat (3/6/2022).
Surya Paloh mengatakan Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa yang paling efektif. Dengan keberagaman suku dan agama, lanjut Surya, para pendiri bangsa mampu menemukan sebuah ideologi bangsa yang mampu menyatukan seluruh masyarakat Indonesia.
"Kita bersyukur memiliki alat pemersatu yang disebut Pancasila, maka kekuatan sila 1, 2, 3, 4, 5 inilah seharusnya yang menjadi dasar-dasar pemikiran kita, dalam kehidupan keseharian kita tidak hanya terbentur kepada sebuah dialektika romantika dan retorika, dia harus menjadi way of life apa yang dikatakan oleh Bung Karno, way of thinking kita," ucap dia.
Menurut Surya Paloh, keberlangsungan Pancasila bergantung pada komitmen seluruh elemen bangsa untuk menjaga semangat Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Bagi Surya, Pancasila merupakan kekuatan utama bangsa dalam menangkal ideologi-ideologi lain yang mengancam keutuhan negara.
"Pancasila dalam tantangan zaman adalah tepat sekali kenapa tidak karena para founding father bangsa ini telah menemukan hasil kontemplasi, menggali butir-butir pemikiran apa yang kita kenal sebagai ideologi Pancasila," kata Surya Paloh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya