Suara.com - Guru Besar Universitas Halu Oleo Kendari, Prof Eka Suaib yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu mewujudkan cita-cita kepemimpinannya yang tertuang pada Nawacita. Menurut dia, Jokowi ialah pemimpin yang lahir dari sistem yang memungkinkan untuk melakukan berbagai hal dari kepemimpinannya.
“Saya punya keyakinan itu karena gimana pun juga Jokowi dipilih oleh sistem yang demokratis yang memungkinkan dia dapat merealisasikan semua cita-citanya,” ujar Prof Eka di Kendari beberapa waktu lalu.
Prof Eka menyebut, Jokowi adalah pemimpin yang lahir dari Rahim rakyat. Memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan rakyat agar terwujud cita-cita bangsa tentang kesejahteraan.
“Dia lahir pada sebuah era yang sangat paham tentang bagaimana gestur masyarakat yang butuh perhatian, dan dia mampu melakukan itu. Dia adalah sosok yang betul-betul menyapa rakyatnya, dia betul-betul merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Nawacita sendiri merupakan 9 pokok cita-cita Jokowi sejak awal kepemimpinannya tahun 2014 dan implementasinya masih dilanjutkan hingga sekarang. Nawacita sebagai fokus pembaruan Indonesia agar memiliki kedaulatan politik, mandiri dalam ekonomi dan memiliki kepribadian yang berbudaya.
Diketahui, Jokowi selama kepemimpinannya telah membangun berbagai infrastruktur yang di seluruh pelosok negeri. Tidak lagi Jawa Sentris tapi bertransformasi menjadi Indonesia Sentris. Di sisi ekonomi, Jokowi telah berhasil mendorong hilirisasi mineral agar nilai tambah sumber daya yang ada dimanfaatkan maksimal secara ekonomi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan