Suara.com - Guru Besar Universitas Halu Oleo Kendari, Prof Eka Suaib yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu mewujudkan cita-cita kepemimpinannya yang tertuang pada Nawacita. Menurut dia, Jokowi ialah pemimpin yang lahir dari sistem yang memungkinkan untuk melakukan berbagai hal dari kepemimpinannya.
“Saya punya keyakinan itu karena gimana pun juga Jokowi dipilih oleh sistem yang demokratis yang memungkinkan dia dapat merealisasikan semua cita-citanya,” ujar Prof Eka di Kendari beberapa waktu lalu.
Prof Eka menyebut, Jokowi adalah pemimpin yang lahir dari Rahim rakyat. Memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan rakyat agar terwujud cita-cita bangsa tentang kesejahteraan.
“Dia lahir pada sebuah era yang sangat paham tentang bagaimana gestur masyarakat yang butuh perhatian, dan dia mampu melakukan itu. Dia adalah sosok yang betul-betul menyapa rakyatnya, dia betul-betul merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Nawacita sendiri merupakan 9 pokok cita-cita Jokowi sejak awal kepemimpinannya tahun 2014 dan implementasinya masih dilanjutkan hingga sekarang. Nawacita sebagai fokus pembaruan Indonesia agar memiliki kedaulatan politik, mandiri dalam ekonomi dan memiliki kepribadian yang berbudaya.
Diketahui, Jokowi selama kepemimpinannya telah membangun berbagai infrastruktur yang di seluruh pelosok negeri. Tidak lagi Jawa Sentris tapi bertransformasi menjadi Indonesia Sentris. Di sisi ekonomi, Jokowi telah berhasil mendorong hilirisasi mineral agar nilai tambah sumber daya yang ada dimanfaatkan maksimal secara ekonomi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026