Suara.com - Rex Regum Qeon atau lebih dikenal dengan RRQ klub esports asal Indonesia menyambut PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU sebagai sponsor baru. PINTU merupakan platform jual beli dan investasi aset crypto terkemuka di Indonesia.
RRQ bersama PINTU menghadirkan campaign “Smart Ways to Earn” yang bertujuan untuk membagikan pengalaman tentang pentingnya berinvestasi sejak dini, khususnya bagi para gamer.
Jeth Soetoyo, Founder & CEO PINTU mengungkapkan, salah satu wujud Komitmen PINTU untuk memberikan edukasi tentang investasi aset crypto adalah dengan berkolaborasi bersama RRQ, klub esports yang memiliki komunitas esports terbesar di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, industri gaming merupakan industri yang berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir seperti halnya industri crypto. Untuk itu, PINTU bersama RRQ menghadirkan campaign “Smart Ways to Earn” guna merambah komunitas gamer.
"Melalui kerjasama ini kami ingin mengajak komunitas gamer agar lebih paham mengenai investasi crypto dan tidak melupakan pentingnya kesehatan finansial. Pertumbuhan pesat industri game maupun crypto harus diimbangi dengan kesadaran terhadap finansial khususnya para gamer di Indonesia yang berjumlah sangat besar yang didominasi generasi muda," kata Jeth dalam keterangannya, Senin (27/6/2022).
Berdasarkan laporan yang dikeluarkan We Are Social, per Januari 2022 Indonesia menjadi negara dengan jumlah pemain video game terbanyak ketiga di dunia setelah Filipina yang berada di peringkat pertama dan Thailand di posisi kedua.
Dari laporan tersebut 94,5% pengguna internet berusia 16-64 tahun di Indonesia bermain video game. Masih dari laporan yang sama, tercatat 68,1% pengguna internet usia 16-64 tahun di dunia bermain video game menggunakan smartphone.
Andrian Pauline, CEO RRQ mengungkapkan, dengan begitu besarnya jumlah pemain video game di Indonesia, RRQ pun tidak ingin ketinggalan dalam memanfaatkan dan memaksimalkan komunitas esports yang dimiliki.
"Setelah menjalin kerja sama dengan salah satu crypto company untuk menciptakan interaksi berbeda antara penggemar dan para pemain idola, kini RRQ bangga dapat menggandeng PINTU, sebuah platform jual beli cryptocurrency terkemuka di Indonesia yang memiliki komitmen nyata untuk mendukung pertumbuhan industri esports di Indonesia melalui campaign Smart Ways to Earn," ucapnya.
Andrian menambahkan, RRQ bersama PINTU telah mulai membuka perbincangan ringan seputar cryptocurrency sejak tahun lalu untuk memberikan gambaran mengenai kemudahan berinvestasi crypto melalui PINTU dalam rangkaian campaign “CryptoTalk”.
"Campaign “Smart Ways to Earn” semakin melengkapi perjalanan PINTU bersama RRQ dalam mengedepankan industri game dan crypto yang menghasilkan nilai tambah dari sisi edukasi dan semakin meningkatkan minat investasi generasi muda pada aset crypto," kata Andrian.
Baca Juga: Iran Segera Rilis Proyek Uang Digital Rial Kripto dalam Waktu Dekat
Merujuk laporan berjudul “2022 Global State of Crypto Report” yang berisikan survei kepada 30.000 responden global pada 20 negara periode November 2021 dan Februari 2022 disebutkan bahwa, Indonesia bersama dengan Brazil berada di urutan pertama sebagai negara dengan tingkat kepemilikan aset kripto tertinggi dengan persentase mencapai 41 persen.
Disebutkan juga bahwa 41 persen orang Indonesia, berusia antara 18-75 tahun dengan pendapatan lebih dari US$14.000 (setara Rp200 juta) per tahun telah memiliki aset kripto.
“Kami melihat terdapat kesamaan antara industri game dengan cryptocurrency. Salah satunya digemari oleh anak muda dan bisa diakses secara global. Dalam bermain game, mereka bisa bermain dengan gamer di luar negeri, sama halnya aset crypto, investor bisa membeli aset yang sifatnya global. Selain itu kami juga ingin menekankan bahwa berinvestasi pada aset crypto sangat mudah. Di aplikasi PINTU sendiri investasi bisa dimulai dari Rp11.000 jumlah yang tidak memberatkan bagi para gamer. PINTU bersama RRQ mengajak pecinta esports untuk mulai berinvestasi sejak dini. Bermain game dengan cerdas dan tetap berpikir untuk masa depan melalui berinvestasi.” tutup Jeth Soetoyo, Founder & CEO PINTU.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.
-
Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat
-
Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026
-
CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal
-
Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
-
Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan
-
Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang
-
IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan