Suara.com - Bos MS Glow, Shandy Purnamasari menjawab permintaan maaf dari pemilik PStore Glow Putra Siregar dan Septia Siregar terkait sengketa merek dagang keduanya.
Namun, tidak langsung memaafkan, Shandy mengaku akan memaafkan pihak PS Glow jika mereka menjelaskan kepada masyarakat terkait kronologi yang membuat kedua pihak berseteru lewat hukum.
"Insha Allah hati kami memaafkan sebagai manusia seperti yang diajarkan Tuhan kami mbak. Akan tetapi apabila boleh meminta karena kekurangan kami yang tidak pandai merangkai kata dan bicara di public (saya hanya meminta 1 permohonan)," sebut Shandy di instagram miliknya, Jumat (22/7/2022).
"Mohon mbak Septi ceritakan/edukasikan (kronologi) ke teman-teman sosial media yang selama ini mengikuti permasalahan kami dengan sebenar-benarnya, karena ini sangat lah penting bagi kami (keluarga Ms Glow)," sambung Shandy.
Dalam kesempatan tersebut, pasangan Juragan 99 yang dikabarkan tengah renggang itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada PS Glow dan seluruh masyarakat Indonesia atas kasus kedua pihak yang membuat gaduh.
"Sebelumnya kami juga meminta maaf kepada Mba Septi dan Mas Putra sehingga kegaduhan ini jadi terjadi, karena sebenarnya ini bukan keinginan kami masalah ini jadi sejauh ini," kata dia.
Dikabarkan sebelumnya, pemilik PStore dan PS Glow, Putra Siregar dan Septia Siregar meminta maaf kepada Shandy dan Maharani Kemala atas masalah hukum yang membuat kedua pihak berseteru secara hukum.
Putra Siregar juga menegaskan, pihaknya akan PStore Glow agar konflik ini bisa ditutup dengan damai. Nantinya, ia juga akan membagikan produk PS Glow secara gratis.
Baca Juga: Gaya Pemotretan Anak Nia Ramadhani Disentil, Sultan Respons 3 Tersangka Korupsi Mandala Krida
Berita Terkait
-
8 Sumber Kekayaan Shandy Purnamasari, Banyak Buka Bisnis di Bidang Kecantikan
-
Demi Perdamaian, Ini 4 Fakta Putra Siregar Putuskan Tutup PS Glow
-
Hapus Unggahan, Shandy Purnamasari dan Gilang Juragan 99 Batal Berpisah?
-
Sorotan: Shandy Purnamasari Menyatakan Berpisah dengan Juragan 99 hingga Pengamen Gebrak Mobil Istri Polisi Dipenjara
-
Gaya Pemotretan Anak Nia Ramadhani Disentil, Sultan Respons 3 Tersangka Korupsi Mandala Krida
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80