Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bakal melakukan lelang ulang tanah milik Kaharudin Ongko, yang berada di Kabupaten Bandung.
Lewat pengumuman yang dikutip Rabu (27/7/2022) disebutkan, aset Kaharudin Ongko yang dilelang yakni sebidang tanah di Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung seluas 865 meter persegi atas nama Imin Santoso (Tan Kiang Min).
Nilai limit yang ditetapkan atas aset ini sebesar Rp781 juta.
Selanjutnya, lelang juga dilakukan atas tanah yang masuk wilayah Desa Sukamukti, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung seluas 9.610 meter persegi. Atas aset hampir 1 hektare ini, KPKNL Bandung memberi limit Rp2,54 miliar.
Lelang aset ini akan dilakukan secara close bidding.
Sedangkan peserta wajib telah terverifikasi melalui situs lelang.go.id.
"Waktu dan tempat lelang, Selasa, 9 Agustus 2022 dengan batas akhir penawaran pukul 10.00 waktu server," kata pengumuman tersebut.
Sebagai informasi, pemerintah menetapkan Kaharudin Ongko sebagai salah satu obligor penerima bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) melalui Bank Umum Nasional (BUN) dan Bank Arya Panduarta.
Saat diumumkan, pemerintah menyebut Kaharudin harus mengembalikan uang negara sebesar Rp8,2 triliun.
Baca Juga: NIK Jadi NPWP, Pemerintah Berharap WP Jadi Lebih Patuh Bayar Pajak
Adapun Pemerintah telah mencekal Kaharudin ke luar negeri sebagai bagian dari upaya paksa penagihan utang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri