Suara.com - Kabar terbaru datang dari pemain sepak bola berbakat Indonesia yang merumput di Eropa Witan Sulaeman. Witan dikabarkan baru saja diputus kontrak oleh klub Polandia Lechia Gdansk.
Gaji Witan Sulaeman memang cukup tinggi di Eropa. Di tanah air pun anak muda 20 tahun ini menjadi salah satu yang diperhitungkan.
Melansir Transfermarkt sejak akhir tahun lalu nilai Witan Sulaeman diperkirakan mencapai 25.000 euro atau Rp435, 5 juta pada Desember 2021.
Harga ini diketahui bakal terus naik menyusul penampilan gemilangnya, termasuk bersama Timnas Indonesia U-23. Witan juga termasuk jajaran pemain top Indonesia dengan gaji termahal. Sederet bintang sepak bola yang sejajar dengannya adalah Egy Maulana Vikri dan Elken Baggot yang sama-sama bermain di kancah Eropa.
Setelah diputus kontrak dengan Lechia Gdansk, Witan Sulaeman kabarnya siap dipinang oleh tiga klub Eropa lain, yakni Lecce yang mampu meraih promosi ke Liga Serie A Italia musim ini, Oxford United asal Inggris, dan Tranmere Rovers yang merupakan klub yang bermain di kasta keempat liga Inggris.
Melalui laman resminya, Lechia Gdansk mengumumkan sudah melepas dua pemainnya, yaitu Rafal Koboryn dan Witan Sulaeman pada Selasa (26/7/2022). Disebutkan Lechia Gdansk, Witan dan Rafal tidak akan lagi bersama tim pada musim ini. Menurutnya, keputusan mengakhiri kerja sama sudah disepakati klub dan pemain.
"Rafa Kobryn dan Witan Sulaeman mengakhiri kontrak mereka dengan klub lewat kesepakatan bersama," tulis Lechia Gdansk dalam lamannya.
Media Malaysia ikut menyoroti berakhirnya kontrak pemain asal Palu ini bersama Lechia Gdansk. Mereka menyebut klub asal Polandia itu rugi karena diunfollow banyak netizen Indonesia.
"Suporter Indonesia unfollow akun Lechia Gdansk setelah Witan Sulaeman putus kontrak. Di Instagram klub, banyak fan yang protes dan menyerukan tagar #unfollow karena tidak puas dengan keputusan itu," tulis laporan semuanyabola.com dinukil pada Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: 3 Alasan Witan Sulaeman Wajib Bertahan di Eropa
Memang Witan sendiri membawa berkah bagi Lechia Gdansk saat kedatangannya. Meski sempat dikecewakan karena jarang memainkan Egy Maulana Vikri, netizen tanah air masih menyimpan harapan ketika klub Polandia itu mengontrak pemain berusia 20 tahun ini.
Sayangnya karier Witan bersama Lechia Gdansk memang tak baik. Pemain 20 tahun itu tidak pernah bermain untuk tim utama. Witan didatangkan Lechia Gdansk dari klub Serbia, Radnik Surdulica. Saat pertama kali bergabung, Witan berada di tim B.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Media Malaysia Ungkap Kerugian Lechia Gdansk usai Putus Kontrak dengan Witan Sulaeman
-
3 Pemain Muda Potensial Indonesia Tak Punya Klub
-
3 Alasan Witan Sulaeman akan Berkarier di Liga 1 Usai Tinggalkan Lechia Gdansk
-
3 Alasan Witan Sulaeman Wajib Bertahan di Eropa
-
3 Klub Luar Negeri Milik Orang Indonesia yang Bisa Dibela Witan Sulaeman
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur
-
Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur
-
Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit