Suara.com - Relawan Sahabat SandiUno Kota Banjar menggelar pelatihan pembudidayaan ikan air tawar serta cara membuat pakan ikan mandiri (maggot), kepada ratusan warga setempat. Pelatihan tersebut digelar di rumah makan Pawon Baraya, Racakole Desa Mulyasari Kecamatan Pataruman Kota Banjar.
Banyaknya warga yang memiliki kolam ikan namun belum maksimal dalam pembudidayaannya, membuat Sahabat SandiUno Kota Banjar tergerak untuk melakukan pelatihan tersebut.
H. Kusnadi alias Akaw, pemilik Akaw Fish sekaligus Ketua Sahabat Sandiuno Wilayah Ciamis mengatakan, salah satu teknik pembudidayaan ikan air tawar ini dengan memaksimalkan potensi budidaya yang baik dan benar. Adapun ikan yang dibudidayakan di antaranya ikan Nila, Gurame, dan Lele.
"Lima tips kunci sukses budidaya yakni adanya kolam, ikannya, pakan, pemeliharaan, terakhir panen dan pasca panen," kata Kusnadi.
Kesuksesan ia dalam membudidayakan ikan air tawar ingin ia terapkan kepada para peserta. Ia berharap, pelaku budidaya ikan di Kota Banjar bisa mengikuti jejaknya hingga berhasil meraup keuntungan dengan modal yang murah dan praktik budidaya yang tepat serta efisien.
"Dalam membudidayakan ikan air tawar pemberian pakan juga tidak sembarangan. Hal itu juga menjadi kunci penting supaya hasil panen melimpah. Pakan ikan yang diberikan menggunakan maggot," kata Kusnadi.
Nama Maggot mendadak populer di kalangan pembudidayaan ikan di Indonesia. Hal tersebut karena Maggot sangat berkualitas dan mengandung protein tinggi yang dibutuhkan oleh ikan. Ia juga mengatakan, sosok Sandiaga yang bertanggung jawab atas kehidupan layak masyarakat, membuat Sandiaga didukung oleh warga setempat.
"Dengan adanya pelatihan ini, kita bersama-sama, bergandengan tangan, melanjutkan, untuk menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kami berjasama dengan Sahabat Sandiuno dalam pelatihan ini. Sosok Pak Sandi sendiri bertanggung jawab memberi kehidupan layak pada rakyatnya, Pak Sandi konsiten pada program kebangkitan ekonomi," kata Kusnadi.
Lili, salah satu warga Lingkungan Pintusinga Kota Banjar mengaku senang dengan adanya pelatihan ini, ia berencana ingin membudidayakan ikan air tawar di kolam miliknya dengan konsep yang diberikan dalam pelatihan tersebut. Ia juga turut mendukung Sandiaga Uno di Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Kemenparekraf Punya Program Prioritas untuk Benua Etam, Seperti Apa?
"Dengan mengikuti pelatihan ini, sosok Pak Sandi memperhatikan hal tersebut. Karena beliau sendiri sudah memiliki pengalaman dalam memimpin perusahaan. Nah figur pemimpin seperti Sandi Uno yang kami harapkan memimpin Indonesia. Jadi kalo Pak Sandi nyalon jadi Presiden, InshaAllah, kami siap mendukung," kata Lili.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026