Suara.com - Pada 30 Juli 2022 besok, umat muslim di seluruh dunia akan memasuki penanggalan 1 Muharram 1444 hijriah atau tahun baru Islam. Ide bisnis 1 Muharram pun bermacam-macam mengingat di tanggal tersebut, banyak umat muslim mengadakan perayaan. Di beberapa masjid biasanya diselenggarakan syukuran sekaligus pengajian, sementara kelompok anak-anak kerap mengadakan pawai keliling menyambut tahun baru Islam.
Deretan acara tersebut sebenarnya bisa menambah pundi-pundi rupiah bagi para pengusaha. Asalkan kreatif membaca hal-hal yang dibutuhkan. Berikut ini ide bisnis 1 Muharram yang bisa menjadi inspirasi.
1. Busana Muslim
Menjual busana muslim tak akan pernah rugi mengingat Indonesia termasuk pasar fashion muslim terbesar di dunia. Permintaan busana muslim ini meningkat di hari-hari besar keagamaan. Bukan hanya Idulfitri, tetapi juga Iduladha dan tahun baru Islam. Biasanya sederet momentum istimewa lah yang membuat para muslim memerlukan baju baru. Agar jualanmu berbeda dari yang lain tawarkan desain unik namun tetap bisa dipakai untuk bermacam acara. Biasanya libur tahun baru Islam sering dimanfaatkan untuk bersilaturahmi keluarga maupun menggelar acara di tempat ibadah.
2. Katering Makanan Ringan
Tidak ada kumpul-kumpul tanpa kudapan. Setelah pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19 mulai dilonggarkan, banyak komunitas juga menyelenggarakan acara luring untuk memperingati tahun baru Islam. Nah momentum ini bisa digunakan untuk berjualan kudapan ringan sebagai pendukung acara.
3. Perkakas Pawai
Anak-anak pasti tidak ingin ketinggalan memeriahkan tahun baru Islam dengan mengikuti pawai. Biasanya pawai juga diadakan oleh satu lembaga tertentu. Untuk itu, kamu bisa menyulap barang-barang untuk keperluan pawai menjadi rupiah. Setiap pawai pasti membutuhkan hiasan agar tetap meriah. Perkakas itulah sumber tambahan penghasilanmu.
4. Buku Bacaan Islam
Baca Juga: Sejarah Muraham Dijadikan Bulan Pertama Tahun Hijriyah
Salah satu acara yang bisa menjadi alternatif untuk memperingati tahun baru Islam adalah kegiatan membaca bersama di masjid atau surau. Sekolah juga bisa menyelenggarakan kegiatan serupa. Untuk itu, buku bacaan Islam biasanya lebih diminati di momentum ini. Kamu juga bisa menysar segmen pasar khusus seperti buku untuk anak-anak. Jual pula buku dalam sistem paket untuk pembeli borongan.
5. Perlengkapan Ibadah
Perlengkapan ibadah baru siap digunakan untuk menyambut tahun baru Islam. Kebiasaan ini bisa menjadi peluang bisnis. Misalnya dengan menjual mukena, sajadah, dan baju koko. Biasanya orang-orang juga membeli untuk kebutuhan masjid.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market
-
Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok
-
Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah
-
Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun
-
Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan
-
Asosiasi Ecommerce Masih Tunggu Keputusan Tertulis soal Pajak Toko Online
-
Uang Pensiun Dipotong PPh 21, JHT Masih Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon
-
Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY
-
Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?