Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan perdagangan menjelang akhir pekan ini dibuka melemah ke level 7.156 setelah ditutup pada posisi 7.160 pada perdagangan kemarin hari ini.
Melansir data RTI, Jumat (12/8/2022) IHSG diawal pra perdagangan dibuka turun 3,8 basis poin atau melemah 0,05 persen ke level 7.156.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG semakin menurun hingga level 7.147 atau telah mengalami pelemahan hingga 0,18 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah pada awal perdagangan indeks ini turun ke zona hijau di level 1.017 dengan turun 0,8 basis poin atau 0,08 persen.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 767 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp259 miliar dengan volume transaksi mencapai 33 ribu kali.
Sebanyak 209 saham menguat, 90 saham melemah dan 208 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi pergerakan IHSG bakal menguat sepanjang perdagangan hari ini.
Menurutnya, musim rilis laporan kinerja emiten pada kuartal II dan semester I tahun ini masih menjadi faktor pendongkrak indeks saham.
"Potensi kenaikan ditunjang oleh maraknya laporan kinerja emiten sepanjang kuartal II dan paruh pertama tahun ini yang diperkirakan akan membaik," kata William dalam analisanya.
Baca Juga: Kamis Sore, IHSG Ditutup Melesat 1,04 Persen ke Level 7.160
Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 7.002 dan resistance 7.223. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni HMSP, GGRM, BBCA, UNVR, TLKM, TBIG, BBNI, ASRI, dan PWON.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS