Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mendatangi Desa Wisata Pentagen, Kerinci, Jambi. Pada kunjungannya Sandiaga bertemu dengan Puadi (40 tahun) seorang petugas kebersihan di desa sekaligus penggerak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Sandiaga menyebut Puadi merupakan penggerak bisnis di masa yang akan datang. Yakni ia dapat membuka peluang usaha dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kerinci.
"Sosok seperti Pak Puadi ini merupakan penggerak bisnis masa depan, yaitu dapat menghasilkan nilai-nilai ekonomi kompos dan daur ulang untuk menghasilkan peluang usaha serta lapang kerja," kata Sandiaga di Desa Wisata Pentagen, Kerinci, Jambi, Sumatera Selatan.
Lebih lanjut, Sandiaga juga mengapresiasi upaya Puadi dengan memberikan bantuan modal membangun rumah kompos untuk tempat pengolahan sampah. Sehingga ini memberikan inspirasi bagi desa-desa lainnya.
"Saya sangat berterima kasih, bantuan ini bentuk apresiasi agar pengelolaan sampah dan lingkungan di desa wisata Pentagen ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lainnya," tuturnya.
Setelah menerima bantuan dari Sandiaga, Puadi mengucapkan terima kasih. Ia pun mengaku Sandiaga sosok pemimpin yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di daerah.
"Saya berterima kasih atas bantuan Mas Menteri semoga perhatian ini akan menggerakan dan mendatangkan kebaikan-kebaikan lainnya untuk Desa Pentagen," tandas Puadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja