Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mendatangi Desa Wisata Pentagen, Kerinci, Jambi. Pada kunjungannya Sandiaga bertemu dengan Puadi (40 tahun) seorang petugas kebersihan di desa sekaligus penggerak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Sandiaga menyebut Puadi merupakan penggerak bisnis di masa yang akan datang. Yakni ia dapat membuka peluang usaha dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kerinci.
"Sosok seperti Pak Puadi ini merupakan penggerak bisnis masa depan, yaitu dapat menghasilkan nilai-nilai ekonomi kompos dan daur ulang untuk menghasilkan peluang usaha serta lapang kerja," kata Sandiaga di Desa Wisata Pentagen, Kerinci, Jambi, Sumatera Selatan.
Lebih lanjut, Sandiaga juga mengapresiasi upaya Puadi dengan memberikan bantuan modal membangun rumah kompos untuk tempat pengolahan sampah. Sehingga ini memberikan inspirasi bagi desa-desa lainnya.
"Saya sangat berterima kasih, bantuan ini bentuk apresiasi agar pengelolaan sampah dan lingkungan di desa wisata Pentagen ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lainnya," tuturnya.
Setelah menerima bantuan dari Sandiaga, Puadi mengucapkan terima kasih. Ia pun mengaku Sandiaga sosok pemimpin yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di daerah.
"Saya berterima kasih atas bantuan Mas Menteri semoga perhatian ini akan menggerakan dan mendatangkan kebaikan-kebaikan lainnya untuk Desa Pentagen," tandas Puadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!
-
Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang