Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno ditantang emak-emak memasak kue gunjing di Pagar Alam, Sumatra Selatan. Hal itu terjadi saat Sandiaga mengunjung pameran Kabupaten Kota (KaTa) Pagar Alam.
Wiwik, seorang penjual kue gunjing menjelaskan kue ini merupakan khas Kota Pagar Alam dan kata 'gunjing' memiliki makna di mana kue ini sering dinikmati untuk teman minum kopi sambil berbincang-bincang.
"Saya sangat suprize, nama kuenya ternyata ada maknanya," kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan, bentuk kue gunjing mirip seperti kue pukis namun citarasanya berbeda karena terbuat dari kelapa.
Ia mendukung kue gunjing menjadi makanan yang lebih dikenal masyarakat Indonesia. Kue khas ini dinilai bisa menjadi potensi luar biasa.
"Ini unik sekali, nanti Bu Wiwik akan menjual bukan hanya di Pagar Alam, tapi di seluruh Indonesia dan ini nanti akan kita fasilitasi," ujar Sandiaga.
Sandiaga Uno juga melirik UMKM lain di Pagar Alam, ia terkesan karena Kota Pagar Alam memiliki potensi UMKM yang mampu untuk mendorong ekonomi.
"Dikunjungan pertama saya, saya langsung melihat ada potensi generasi dan semangat yang dilontarkan UMKM kreatif di sini," ujar Sandiaga.
Dengan potensi ini, Sandiaga optimis pelaku usaha di Pagar Alam dapat memperluas peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.
Baca Juga: Emak-emak Ngamuk sampai Ludahi Driver Taksi Online gegara Nomor Plat Mobil Beda
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu