Suara.com - Tiga perusahaan yakni PT Barata Indonesia dan PT Industri Kereta Api (INKA), serta PT VKTR Teknologi Mobilitas menyepakati kerja sama pengembangan dan pembuatan komponen otomotif berbasis kendaraan listrik.
Disampaikan oleh Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Manajemen Risiko PT INKA Andy Budiman Ruang, lingkup kerja sama ketiga perusahaan tersebut meliputi pengembangan komponen otomotif, terutama untuk kendaraan listrik.
Dilakukan pula pengujian performa dan daya tahan komponen otomotif hasil pengembangan bersama, serta implementasi komponen hasil pengembangan kendaraan listrik.
"Untuk tahap pertama, kolaborasinya akan diimplementasikan pada transportasi bus listrik yang dibuat oleh PT INKA," kata dia, Kamis (16/9/2022).
Dalam kesempatan yang sama, Dirut VKTR Gilarsi W Setijono menandaskan tujuan dibentuknya kerja sama strategis ini untuk mewujudkan ekosistem transportasi berbasis listrik dengan memadukan kompetensi serta sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak.
"Nantinya kerja bareng kami difokuskan pada empat hal, yakni riset dan pengembangan 'co-manufacture', 'repower' atau konversi kendaraan konvensional menjadi listrik dan pengembangan ekosistem yang berkelanjutan," ujar dia.
Kerja sama ini disambut baik oleh Direktur Pemasaran PT Barata Indonesia Sulistyo Handoko. Menurut dia, sebagai perusahaan manufaktur nasional, Barata Indonesia memiliki kapasitas dengan kelengkapan infrastruktur di berbagai industri. Selain itu, kolaborasi oleh tiga perusahaan ini akan menciptakan produk subtitusi impor.
"Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan manfaat bagi bisnis tapi juga berkontribusi terhadap kemajuan industri manufaktur nasional," kata dia.
Selanjutnya, dalam hal riset dan pengembangan, ketiga perusahaan tersebut menyatakan terbuka untuk berkolaborasi dengan universitas maupun perusahaan lain.
Baca Juga: Jokowi Turunkan Inpres, Instansi Pemerintah Gunakan Kendaraan Listrik
Berita Terkait
-
The Best 5 Oto: Daihatsu-Hyundai di GIIAS 2022 Surabaya, Mobil Listrik Bupati Sumenep, Kendaraan Elektrifikasi Korlantas
-
Presiden Instruksikan Kendaraan Listrik Tenaga Baterai, Kejaksaan Agung Siapkan Perencanaan dan Alokasi
-
Bupati di Jawa Timur Ini Sudah Pakai Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Dinas
-
Anak Usaha Bakrie dan PT Inka Gandeng PT Barata Indonesia untuk Produksi Komponen Kendaraan Listrik
-
Jokowi Turunkan Inpres, Instansi Pemerintah Gunakan Kendaraan Listrik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim