Suara.com - PT Jababeka Morotai Morotai selaku pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, dan QDJAPAN CO., LTD menandatangani perjanjian kerja sama terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) percontohan dengan perangkat panel surya atau photovoltaic (PV) khusus, di Kawasan Ekonomi Khusus Morotai - Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.
Adapun penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Jababeka Morotai dan QDJAPAN CO.,LTD. dilakukan oleh Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai dengan Tadashi Kawamoto selaku CEO QDJAPAN CO.,LTD di Board of Directors Room, lantai 25, Menara Batavia- Jakarta Pusat pada Jumat (9/09/2022) lalu.
Pasca penandatanganan kerja sama ini, kedua belah pihak akan bersama-sama mengembangkan tentang PLTS percontohan dengan PV khusus di KEK Morotai. Di mana pihak Jababeka Morotai akan menyediakan lokasi, lahan, mengurus segala perizinan pembangunan pembangkit listrik dan pengiriman suku cadang serta mesin panel surya. Sementara pihak QDJAPAN CO., LTD menyediakan seluruh rantai manufaktur pembangunan pabrik PV, mulai dari suku cadang, mesin panel surya hingga konstruksinya.
Sekadar informasi, PLTS dengan perangkat PV khusus yang dimaksud adalah QD (Quantam Dot) Solar System atau CROAS yang dikembangkan oleh QDJAPAN. Ini adalah mesin solar panel yang bisa berfungsi selama 24 jam. Selain itu, mesin solar panel yang bisa bergerak memutar ini bisa tetap memproduksi listrik meski tidak ada matahari.
Tadashi Kawamoto selaku CEO QDJAPAN CO.,LTD mengaku senang dan menyambut baik atas kerja sama ini. Karena hal ini sejalan dengan misi QDJapan untuk mengurangi emisi karbon dan mengintegrasikan aspek kelestarian lingkungan sekaligus KEK Morotai memiliki potensi bisnis yang baik. Rencananya, proyek PLTS PV CROAS di Morotai ini merupakan proyek awal di mana kedepannya bisa membuka pabrik solar panel teknologi baru untuk mendukung renewable energy di Indonesia.
"Hari ini adalah kegiatan untuk kita membangun proyek PLTS percontohan memakai PV CROAS. Itu karena kami lihat banyak peluang dan kesempatan di daerah yang terletak di pinggir Indonesia ini, terutama terkait masih minimnya sarana dan prasarana. Dengan kehadiran PLTS percontohan PV CROAS nanti, kami harap bisa memberikan nilai manfaat lingkungan maupun ekonomi. Kami juga percaya dengan kapasitas dan kompetensi Jababeka Morotai sebagai pengembang dan pengelola KEK Morotai," kata Tadashi.
Hal senada juga disampaikan oleh Basuri Tjahaja Purnama. Ia mengaku senang atas sinergi strategis ini dan yakin proyek tersebut bisa terealisasi dengan cepat dan berjalan lancar. Karena, Jababeka Morotai – salah satu anak usaha dari Jababeka Group, siap memenuhi kebutuhan yang diminta oleh pihak QD Japan.
“Kerja sama ini sangat strategis untuk PT Jababeka Morotai dan masyarakat Morotai pada umumnya. Jika kerja sama ini berjalan dengan baik, PLTS ini berpotensi mendorong percepatan penyediaan penerangan di seluruh KEK Morotai dan sistem pertanian di Morotai, seperti hidroponik, karena sayur mayur di Pulau Morotai ialah hasil dari produksi sendiri,” terangnya.
Lebih dalam, Basuri optimistis berdirinya PLTS PV CROAS di KEK Morotai secara jangka panjang akan membuat Morotai menjadi green island. Berbagai jenis usaha di berbagai bidang, seperti pertanian, logistik, rumah sakit dan kawasan wisata, bisa menikmati energi hijau dengan kualitas terbaik dan harga kompetitif.
Baca Juga: Kemenperin Dukung Pembangunan Silicon Valley Indonesia di Cikarang
Adapun setelah penandatanganan ini kedua pihak sudah sepakat untuk berkunjung ke KEK Morotai pada akhir September 2022. Hal itu bertujuan untuk melihat lokasi pembangunan PLTS dan studi kelayakan teknis serta mencatat kebutuhan barang-barang. Rencananya, PLTS dengan PV CROAS sudah bisa beroperasi pada tahun 2023.
Sekadar informasi, PT Jababeka Morotai merupakan badan usaha pembangun dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai yang bergerak di bidang pariwisata, industri, logistik dan pengolahan ekspor di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. KEK Morotai memiliki keunggulan geo strategis, historis dan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang mempesona. Sementara QDJAPAN CO.,LTD merupakan suatu Badan Hukum yang didirikan berdasarkan hukum Negara Jepang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun