Suara.com - Mau pakai endorsement dalam mempromosikan produk? Berarti Anda harus tahu dulu besaran tarif endorsement di media sosial, terutama Instagram dan TikTok.
Bicara tentang tarif endorsement, angkanya tentu akan beragam, dipengaruhi oleh beberapa kategori. Selain jumlah pengikut dari publik figur, juga dilihat dari fitur endorsement-nya, apakah foto, video, atau instastory.
Secara umum, sosok public figure ini dapat dibedakan kelasnya berdasarkan jumlah pengikutnya.
- Micro I dengan jumlah pengikut 1000 hingga 24.999
- Micro II dengan jumlah pengikut 25.000 hingga 49.999
- Micro III dengan jumlah pengikut 50.000 hingga 99.999
- Macro I dengan jumlah pengikut 100.000 hingga 249.999
- Macro II dengan jumlah pengikut 250.000 hingga 499.999
- Premium I dengan jumlah pengikut 500.000 hingga 749.999
- Premium II dengan jumlah pengikut 750.000 hingga 999.999
- Selebriti dengan jumlah pengikut lebih dari 1 juta
Nah, berikut adalah tarif endorsement rata-rata di Instagram dan TikTok dilihat dari fitur foto, video, dan instastory yang bisa jadi pertimbangan, mengutip laman Gramedia. Tapi ingat, ya, tarif ini hanya sebagai estimasi saja, dan pastinya bisa berubah sesuai dengan kebijakan pihak public figure atau pihak yang diberikan kepercayaan untuk melakukan endorsement.
Foto Instagram
- Micro I kurang lebih dimulai dari Rp1.321.454.
- Micro II kurang lebih dimulai dari Rp1.850.630
- Micro III kurang lebih dimulai dari Rp2.557.654
- Macro I kurang lebih dimulai dari Rp4.552.451
- Macro II kurang lebih dimulai dari Rp7.220.000
- Premium I kurang lebih dimulai dari Rp9.500.000
- Premium II kurang lebih dimulai dari Rp9.900.000
- Selebriti kurang lebih dimulai dari Rp16.702.703
Video Instagram dan Tiktok
- Micro I kurang lebih dimulai dari Rp2.760.560
- Micro II kurang lebih dimulai dari Rp4.188.690
- Micro III kurang lebih dimulai dari Rp5.472.059
- Macro I kurang lebih dimulai dari Rp7.749.419
- Macro II kurang lebih dimulai dari Rp12.331.132
- Premium I kurang lebih dimulai dari Rp13.107.142
- Premium II kurang lebih dimulai dari Rp. 18.970.558
- Selebriti kurang lebih dimulai dari Rp. 27.718.750
Instastory
- Micro I kurang lebih dimulai dari Rp2.760.560
- Micro II kurang lebih dimulai dari Rp4.188.690
- Micro III kurang lebih dimulai dari Rp5.472.059
- Macro I kurang lebih dimulai dari Rp7.749.419
- Macro II kurang lebih dimulai dari Rp12.331.132
- Premium I kurang lebih dimulai dari Rp13.107.142
- Premium II kurang lebih dimulai dari Rp18.970.558
- Selebriti kurang lebih dimulai dari Rp27.718.750
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Jumlah Aktivasi Akun Coretax Nyaris 13 Juta
-
IHSG Ambles di Bawah Level 8.000, 753 Saham Anjlok
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir