Suara.com - Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan secara resmi mereka telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ratusan karyawannya.
5 fakta PHK Indosat yang cukup besar ini seperti menjadi badai lanjutan dari PHK besar-besaran yang sebelumnya dilakukan perusahaan e-commerce di bawah naungan Sea Group, Shopee. Berikut adalah fakta-fakta PHK Indosat yang perlu diketahui.
1. Jumlah Pekerja yang Di-PHK
Indosat mengumumkan ada 300-an karyawan yang di-PHK sebagai dampak dari merger Indosat dan H3I. Karyawan tersebut berasal dari berbagai divisi dan daerah di seluruh Indonesia. “Benar Mas,” kata SVP-Head of Corporate Communications IOH, Steve Saerang, saat dikonfirmasi Suara.com via pesan singkat, Jumat (23/9/2022).
2. Tidak Mau Disebut PHK
Kendati demikian, manajemen Indosat tak mau menyebut pemutusan hubungan antara karyawan dan manajemen ini sebagai PHK. Mereka menggunakan istilah rightsizing yang diklaim berlangsung dengan lancar. Istilah tersebut merujuk pada penyesuaian jumlah karyawan dengan kebutuhan perusahaan akibat skema bisnis baru setelah penggabungan dua entitas.
"Inisiatif rightsizing berjalan lancar sesuai rencana dan telah diterima dengan baik oleh sebagian besar karyawan yang terkena dampak. Prosesnya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah dilakukan dengan pertimbangan matang, yang dilakukan secara objektif dan fair," ujar Director & Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sahroni, di keterangan resmi Indosat.
3. Kompensasi hingga 75 Kali Upah
Manajemen Indosat menambahkan, karyawan yang terkena PHK bakal diberi kompensasi antara 37 kali bahkan 75 kali upah sebagai nilai tertinggi. Nilai ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Irsyad menambahkan lebih dari 95 persen karyawan yang terdampak telah menerima penawaran rightsizing. Sementara, sebagian kecil sisanya masih mempertimbangkan tawaran tersebut.
Baca Juga: Jokowi Sebut 80 Sampai 90 Persen Startup Gagal Saat Masih Merintis
Lebih lanjut perusahaan telah berkomunikasi secara langsung dan transparan dengan semua karyawan. Ia menilai semua karyawan yang terkena PHK telah memahami perlunya meningkatkan kelincahan dan bertumbuh lebih cepat sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar saat ini.
4. Reaksi Serikat Pekerja
Presiden Serikat Pekerja Indosat R.Roro Dwi Handayani menambahkan pihaknya mengetahui bahwa bakal ada aktivitas rigthsizing akibat perubahan model bisnis. Serikat pekerja mengapresiasi komunikasi serta diskusi terbuka yang telah ditempuh antara manajemen Indosat dan seluruh karyawan.
"Pada dasarnya serikat memahami penjelasan yang diberikan oleh pihak manajemen, yang menyatakan bahwa inisaitif ini merupakan kelanjutan aktivitas penggabungan dua entitas Indosat dan H3I, sehingga sangat diperlukan untuk keberlanjutan perseroan dan pertumbuhan bisnisnya," kata dalam keterangan resminya, Sabtu (24/9/2022).
5. Model Bisnis Baru Indosat
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengklaim telah menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia usai melakukan merger antara Indosat dan Tri pada awal tahun 2022 lalu. Tercatat jumlah pengguna Indosat setelah merger mencapai 94,6 juta orang, meningkat dari 34,6 juta orang secara year-on-year (YoY).
Indosat juga melaporkan total pendapatannya yang meningkat 48 persen YoY menjadi Rp 10,873 triliun pada kuartal satu (Q1) 2022. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk tercatat sebesar Rp129 miliar.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Aturan Karyawan Kena PHK Dapat Pesangon, Pekerja Indosat Terima Rp 4,3 M!
-
Kabar Gembira bagi yang Terkena PHK, BSU Segera Cair dengan Syarat ini
-
4 Cara Cek Nomor Indosat di HP Kamu, Mudah Banget!
-
Aturan PHK Karyawan Menurut Peraturan Pemerintah, 11 Kondisi Karyawan Tak Bisa Dipecat
-
Jokowi Sebut 80 Sampai 90 Persen Startup Gagal Saat Masih Merintis
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi
-
Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025
-
Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi
-
Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi
-
Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?
-
Pedagang Online Dukung Kewajiban NIB, Tapi Minta Pemerintah Ikut Atur Potongan Komisi E-commerce
-
PNM Borong GCG Awards 2026, Layani 23,3 Juta Perempuan Prasejahtera hingga Mei
-
Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini
-
Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur
-
BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo