Suara.com - Jadwal penerbangan pesawat Citilink dengan nomor QG-918 rute Jakarta-Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, mengalami penundaan hingga tiga kali sehingga jadwal penerbangan molor berjam-jam.
Pesawat Citilink yang dijadwalkan terbang pukul 11.00 WIB diundur menjadi 13.30 WIB. Setelah itu kembali mundur ke pukul 14.40 WIB.
Tidak lama setelah itu, saat penumpang sudah di ruang tunggu, diumumkan lagi pesawat Citilink ke Kualanamu mundur pada pukul 15.30 WIB.
Menanggapi hal ini, VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Diah Suryani Indriastuti mengatakan kejadian penundaan penerbangan tersebut karena masalah operasional.
"Penerbangan QG 916 rute Jakarta - Kualanamu yang dijadwalkan berangkat pukul 11.00 waktu setempat mengalami keterlambatan (delay) dikarenakan alasan operasional," kata Diah kepada Suara.com, Jumat (7/10/2022).
Meski demikian, penerbangan tersebut saat ini sudah diberangkatkan dari Jakarta (CGK) pada pukul 15.58 waktu setempat, dan tiba di Kualanamu pada pukul 18.10 WIB dengan selamat.
"Citilink telah melaksanakan prosedur delay management dengan memberikan kompensasi kepada penumpang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Petugas Citilink juga telah memberikan penjelasan kepada penumpang yang ada dalam penerbangan tersebut, dan penumpang dapat menerima penjelasan yang diberikan dengan baik," kata Diah.
Atas kondisi itu, Citilink menyampaikan permohonan maaf.
"Citilink senantiasa mengutamakan aspek keselamatan serta keamanan penerbangan, oleh karena itu kami selalu berupaya sejak dini dalam mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan," katanya.
Baca Juga: Dampak Homologasi, Jumlah Pesawat Garuda Indonesia dan Citilink Berkurang Drastis
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?