Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan pagi ini kembali masuk ke zona merah setelah dibuka melemah ke level 6.847.
Mengutip data RTI, Kamis (20/10/2022) IHSG dibuka turun 12,8 basis poin atau melemah 0,19 persen ke level 6.847 dari penutupan perdagangan kemarin hari di posisi 6.860.
Namun setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG justru berbalik arah ke zona hijau dengan menguat 0,07 persen ke level 6.865.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah pada awal perdagangan indeks ini turun 2,6 basis poin atau terapresiasi sebesar 0,27 persen ke level 971.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 179 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp136 miliar dengan volume transaksi mencapai 18,2 ribu kali.
Sebanyak 163 saham menguat, 78 saham melemah dan 216 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan hari ini IHSG berpotensi menguat. Indeks saham diprediksi bergerak pada rentang support-resistance 6.789-6.945.
"Tingkat suku bunga pada hari ini disinyalir belum akan mengalami perubahan. Sedangkan pergerakan IHSG terlihat masih cenderung bergerak sideways," kata William dalam analisanya.
Dia bilang peluang koreksi wajar dapat dimanfaatkan para investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat kinerja emiten yang terlihat di kuartal II membaik dan memiliki potensi akan lebih baik di kuartal III.
Baca Juga: Rabu Sore, IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.860
Untuk saham pilihan pada hari ini William merekomendasikan sejumlah saham diantaranya ASII, BBNI, SMRA, UNVR, AALI, JSMR, SMGR, dan KLBF.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram