Suara.com - Memiliki rekening tabungan berarti sepaket dengan menggunakannya agar tetap aktif. Salah satunya dengan mengisi saldo tabungan agar rekening tidak ditutup oleh pihak bank. Lalu benarkah tabungan dengan saldo di bawah Rp50.000 bisa ditutup? Kebijakan ini tergantung pada masing-masing bank.
Untuk tabungan BNI misalnya, akan ditutup apabila terpantau tidak ada aktivitas dalam rekening tersebut dalam jangka waktu tertentu.
Rekening tabungan dinyatakan pasif (dormant) jika selama enam bulan berturut-turut pada rekening tersebut tidak ada transaksi debet dan kredit selain pendebetan dan pengkreditan oleh sistem karena biaya administrasi, denda saldo minimum, pajak dan bunga. Berlaku untuk nilai saldo berapapun yang ada di rekening.
Sedangkan untuk Rekening BNI Simpanan Pelajar akan dinyatakan pasif (dormant) bila tidak aktif selama 12 bulan berturut-turut.
Aturan di atas juga berlaku untuk berbagai bank lainnya. Kemudian, rekening tabungan akan ditutup jika telah memenuhi kriteria berikut ini.
Jika saldo rekening tabungan sebesar 0 (nol) selama periode bulan tertentu, rekening tabungan kamu bisa ditutup. Ketentuannya, sebagai berikut :
1. Untuk rekening BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, BNI Tappa (Taplus Pegawai dan Anggota), BNI Taplus Muda, BNI Taplus Muda Co-Brand, BNI Taplus Anak, dan BNI Emerald Saving, sistem BNI akan menutup rekening yang berstatus dormant dan tidak bersaldo (nol), dengan last financial date atau tanggal terakhir transaksi termasuk pembukuan oleh sistem adalah H-9 bulan, secara otomatis (autoclosure).
2. Rekening BNI Simpanan Pelajar akan ditutup oleh sistem BNI, jika telah berstatus rekening pasif (dormant) saldo di bawah atau sama dengan Rp5.000.
Peraturan yang sama juga ditetapkan oleh bank swasta BCA. Manajemen BCA akan menutup tabungan jika nasabah diketahui ada pada situasi berikut ini.
Baca Juga: Ini Dia 3 Kesalahpahaman yang Banyak Terjadi Soal Asuransi
1. Untuk rekening Tahapan/Tapres/Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, TabunganKu dan BCA Dollar, sistem BCA akan menutup rekening bila saldo 0 (nol) dan tidak ada transaksi finansial selama 18 bulan berturut-turut
2. Rekening Giro akan ditutup oleh sistem BCA jika saldo 0 (nol) dan tidak ada transaksi finansial selama 18 bulan berturut-turut.
3. Rekening Simpanan Pelajar akan ditutup sistem BCA jika rekening dalam kondisi mati suri (dormant) selama 12 bulan berturut-turut dan saldo ≤ Rp 5.000,-
Demikian alasan penutupan rekening oleh bank. Maka dari itu, pastikan kamu memiliki tabungan sesuai dengan peruntukannya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
6 Alasan Mengapa Tabungan yang Kamu Miliki Susah Terkumpul
-
Fuji Nabung sampai Ribuan Dolar, Eh Raib Tak Tahu ke Mana
-
Laba BTN Naik 50 Persen di Kuartal III 2022
-
Minta Seluruh Kepsek Dorong Murid Bikin KIA, Sutarmidji: Tak Punya KIA, Tidak Bisa Membuka Rekening Tabungan
-
Ini Dia 3 Kesalahpahaman yang Banyak Terjadi Soal Asuransi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026